Samarinda— Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Markaca, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Samarinda yang bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) dalam menyelenggarakan pelatihan bagi juru parkir.
Program ini dinilai sebagai langkah awal menuju penerapan sistem parkir berlangganan yang lebih tertata, transparan, dan menguntungkan semua pihak.
“Menurut saya bagus, semua jadi tertata. Dengan parkir berlangganan itu, pendapatan asli daerah juga jelas. Kita sebagai masyarakat juga enak, mau parkir nggak bingung lagi, karena sudah langganan. Ini inovasi yang baik,” ujar Markaca (10/10/2025).
Ia menyebut sistem parkir di Samarinda selama ini masih semrawut dan rentan kebocoran pendapatan. Karena itu, penerapan sistem digital dan berlangganan menjadi solusi strategis untuk memperbaiki tata kelola perparkiran.
“Dulu parkir di Samarinda itu semrawut, kebocorannya luar biasa. Jadi program ini bagus banget,” tegasnya.
Meski jumlah peserta pelatihan juru parkir masih terbatas sekitar 16–20 orang, Markaca menilai hal itu wajar karena program masih berada pada tahap awal.
“Menurut saya itu baru permulaan. Nanti bertahap, kan nggak mungkin langsung semua dikumpulkan. Sama seperti pelatihan pada umumnya, pasti dilakukan bertahap,” katanya.
Markaca berharap program parkir berlangganan dapat segera diperluas agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Selain memberikan kepastian bagi pengguna kendaraan, sistem ini juga menutup celah pungutan liar yang selama ini marak terjadi di lapangan.
“Kalau sudah parkir berlangganan, uang yang masuk ke daerah jelas, masyarakat juga jelas. Dan nanti orang-orang yang suka ngutip-ngutip di jalan itu nggak bisa lagi,” tutupnya. (adv)













