MUARA BENGKAL – Ketua DPPM Kutai Timur (Kutim) sekaligus Ketua TP PKK, Ny Hj Siti Robiah, turut turun ke lapangan saat dilaksanakan program Active Case Finding (ACF) dengan layanan radiografi toraks Mobile untuk mendeteksi dini TBC (Tuberkulosis). Program ini sendiri digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kutim, melalui Dinas Kesehatan dan didukung District Public Private Mix (DPPM), yang tengah menjalankan langkah serius.
Siti Robiah mengajak para Ketua TP PKK Kecamatan hingga kader desa untuk aktif menyosialisasikan pentingnya pemeriksaan ini. “Penyuluhan harus menjangkau rumah ke rumah. Jangan biarkan masyarakat hanya tahu TBC dari cerita orang. Kita bawa faktanya, kita ajarkan pencegahannya,” ajaknya.
Sebagai bentuk dukungan moral dan kesehatan, Siti Robiah juga membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada warga yang mengikuti pemeriksaan. Bersama Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal, ia mendatangi tenda pemeriksaan dan berdialog langsung dengan warga, yang mayoritas petani dan ibu rumah tangga.
Camat Muara Bengkal Nur Hadi, tak bisa menyembunyikan rasa optimisnya. Dalam sehari, 200 warga tercatat menjalani pemeriksaan. “Artinya, kesadaran mulai tumbuh. Kalau bisa rutin setiap tahun, pasti akan sangat berdampak,” ujarnya.
Program ini memang tak bisa berdiri sendiri. Perlu sinergi lintas sektor. Mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga tokoh adat. Kutim, dengan pendekatan kolaboratif, mencoba menjawab tantangan itu. “Kami juga ingin libatkan sekolah. Anak-anak harus belajar sejak dini tentang pola hidup sehat, cara batuk yang benar, dan pentingnya udara bersih,” imbuh Siti Robiah. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













