SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bakal gelar pemutaran film sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan nonton bareng (nobar) tersebut dijadwalkan berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, pada 16–17 Agustus 2026.
Agenda tersebut dikemas sebagai kegiatan edukasi sejarah yang menyasar generasi muda. Ratusan pelajar dari tingkat SD hingga SMA sederajat di wilayah Sangatta dan sekitarnya akan diundang untuk mengikuti pemutaran film.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas berbeda untuk memperingati HUT RI. Pemutaran film perjuangan diharapkan dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk mengenal kembali sejarah perjuangan bangsa sekaligus sosok pahlawan nasional.
“Dalam momentum HUT RI tahun ini, kita ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dan menyentuh langsung generasi muda. Pemutaran film perjuangan ini bertujuan agar anak-anak kita tidak melupakan sejarah serta makin mengenal pahlawan-pahlawan bangsa yang telah berkorban demi kemerdekaan,” ujar Ardiansyah.
Salah satu tokoh yang akan diperkenalkan melalui film tersebut ialah Panglima Besar Jenderal Soedirman. Para pelajar akan diajak melihat perjuangan sang jenderal ketika memimpin perang gerilya melawan penjajah Belanda meskipun berada dalam kondisi sakit parah.
Menurut Ardiansyah, pengenalan sejarah kepada generasi muda menjadi penting di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi global. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi rasa nasionalisme apabila tidak diimbangi dengan pemahaman sejarah.
“Kita khawatir anak-anak kita perlahan lupa akan perjuangan para pahlawan. Kutai Timur dan Indonesia ini adalah bangsa yang besar dan memiliki segalanya. Namun, kekayaan itu harus diimbangi dengan karakter generasi penerus yang paham sejarah dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kutim berharap pelajar tidak hanya memperoleh hiburan, tetapi juga memahami nilai keteladanan, patriotisme, dan kepahlawanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal dalam membangun masa depan bangsa.(ADV/prokopim/Kutim)













