Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra, mendorong kaum muda untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara yang baru. Ia menekankan bahwa generasi muda tidak hanya seharusnya menjadi pengamat, tetapi juga berkontribusi secara langsung.
“Pemuda harus memperkuat rasa persatuan di antara mereka, terutama ketika menghadapi tantangan seperti pembangunan IKN. Mereka tidak perlu merasa kurang percaya diri; potensi mereka sangat besar dan peran mereka sangat penting,” ungkap Nurhadi pada
Minggu, (3/11/24).
Ia juga menyoroti banyaknya kesempatan bagi pemuda di Kaltim, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang dapat mendukung ekonomi IKN. Menurutnya, inovasi dan inisiatif dari pemuda sangat dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemuda harus mengambil peluang yang ada dalam pembangunan IKN. Dengan kemampuan inovatif mereka, bisa menciptakan solusi dan produk yang relevan. Saya berharap mereka berani memulai dan aktif dalam setiap kesempatan,” tambahnya.
Nurhadi juga menekankan pentingnya membangun jaringan dan kolaborasi di antara pemuda untuk mempercepat perkembangan dan memaksimalkan potensi lokal.
“Kita perlu membangun jaringan yang solid dan berkolaborasi. Konektivitas dan kerja sama akan memaksimalkan potensi yang ada di Kaltim,” tuturnya.
Ia optimis bahwa generasi muda Kaltim memiliki kemampuan dan keberanian untuk menjadi pendorong perubahan positif, baik untuk daerah mereka maupun untuk Indonesia secara keseluruhan.
“Dengan keberanian dan kreativitas, saya yakin pemuda kita bisa menjadi agen perubahan yang berdampak. Mereka mampu memberikan kontribusi signifikan untuk pembangunan IKN dan kemajuan bangsa,” tutupnya. (ADV)













