Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, memastikan bahwa Fraksi Golkar hanya mengambil posisi Ketua Komisi III dalam pembagian alat kelengkapan dewan (AKD) di DPRD Kaltim.
Ia menegaskan, keputusan tersebut mencerminkan sikap proporsional dan tidak serakah, dengan memberikan peluang kepada fraksi lain untuk mengisi posisi ketua di komisi lainnya.
“Pembagian unsur ketua di alat kelengkapan dewan sudah selesai dan tinggal pengesahan di rapat paripurna. Sudah aman, sudah ada kesepakatan dengan fraksi-fraksi siapa yang duduk sebagai ketua, wakil ketua, dan sekretaris di AKD,” jelas Hasanuddin, Kamis (21/11/2024).
Ia menjelaskan bahwa Golkar memutuskan untuk menempatkan kadernya sebagai Ketua Komisi III yang membidangi pekerjaan umum, perencanaan pembangunan, perhubungan, pertambangan, energi, lingkungan hidup, hingga penelitian dan pengembangan daerah.
“Golkar tidak serakah, hanya mengambil ketua di Komisi III, sedangkan di Komisi I, II, dan IV, serta badan-badan lainnya, sudah dibagi secara proporsional dengan fraksi-fraksi lain,” tegasnya.
Hasanuddin menambahkan bahwa keputusan ini selaras dengan komitmen Golkar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, ekonomi, dan layanan publik di Kaltim.
“Golkar ingin menyukseskan program-program untuk pembangunan, termasuk mendukung program Rudy Mas’ud-Seno Aji bila terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Kaltim 2025-2030,” lanjutnya.
Ia juga memaparkan bahwa Komisi I di DPRD Kaltim bertanggung jawab atas urusan pemerintahan umum, hukum, ketertiban, dan sosial politik, sementara Komisi II membidangi keuangan daerah, investasi, hingga sektor pertanian dan perikanan. Di sisi lain, Komisi IV fokus pada pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan.
“Pada dasarnya, pengisian unsur ketua, wakil ketua, dan sekretaris di AKD sudah selesai dimusyawarahkan. Pengesahan tinggal menunggu jadwal rapat paripurna karena sebagian besar anggota DPRD sedang sibuk kampanye mendukung calon gubernur dari partai masing-masing,” tutupnya.
Hasanuddin berharap seluruh komisi dapat bekerja maksimal sesuai bidang masing-masing demi mendorong pembangunan di Kalimantan Timur. (ADV)













