Samarinda – Upaya mendorong kesejahteraan nelayan pesisir di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali diwujudkan oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Baharuddin Demmu. Legislator yang dikenal dekat dengan masyarakat pesisir ini menyalurkan bantuan berupa mesin ketinting bagi kelompok nelayan tangkap di dua desa pesisir, yakni Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, dan Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada dua kelompok nelayan penerima manfaat, yaitu Kelompok Nelayan Limau Jaya dan Kelompok Cahaya Gala Sebuntal pada Jumat, (11/07/25)
Menurut Baharuddin Demmu, pembagian mesin ketinting ini diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil tangkapan dan menunjang aktivitas melaut yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.
“Total ada 27 mesin yang kita bagikan untuk kelompok nelayan tangkap di Sebuntal dan Tanjung Limau. Rinciannya, 15 mesin untuk Kelompok Nelayan Limau Jaya dan 12 mesin untuk Kelompok Nelayan Cahaya Gala Sebuntal,” ujar Baharuddin Demmu saat penyerahan bantuan.
Ia menambahkan bahwa program bantuan ini merupakan bagian dari aspirasi yang dia perjuangkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun 2025. Baginya, memperjuangkan kebutuhan nelayan bukan sekadar tugas formal sebagai wakil rakyat, tetapi juga panggilan hati untuk memastikan masyarakat pesisir tidak tertinggal dalam pembangunan.
Dekat dengan Warga Pesisir
Demmu memang bukan sosok asing bagi kalangan nelayan tangkap di wilayah pesisir Kukar. Ia dikenal sebagai legislator yang konsisten turun ke lapangan mendengar keluh-kesah masyarakat, khususnya mereka yang bergantung pada hasil laut.
Selain sebagai anggota DPRD Kaltim, ia juga aktif sebagai ketua Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (IPKANI) Kaltim. Hal inilah yang membuatnya cukup memahami tantangan di sektor perikanan tangkap yang di mulai dari persoalan sarana prasarananya.
“Kita tahu bagaimana susahnya nelayan kalau peralatan melautnya tidak memadai. Mesin ketinting ini bukan barang mewah, tapi alat penting untuk menunjang aktivitas mereka. Saya ingin pastikan aspirasi mereka bisa benar-benar direalisasikan,” terang Demmu.
Komitmen yang Sudah Teruji
Bukan kali ini saja Baharuddin Demmu menyalurkan bantuan untuk nelayan pesisir. Dalam beberapa tahun terakhir, aspirasi yang dia perjuangkan telah menghadirkan berbagai program bantuan perikanan di sejumlah kecamatan di Kukar seperti Muara Badak, Samboja, Sanga-Sanga, Anggana, hingga Marangkayu.
Bantuan yang disalurkan tak hanya berupa mesin ketinting, tetapi juga perahu fiber, jaring, dan alat tangkap lainnya yang sangat dibutuhkan oleh nelayan kecil. Menurut Demmu, langkah-langkah semacam ini penting untuk mendorong kemandirian ekonomi warga pesisir, sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan.
Dorong Peningkatan Kesejahteraan
Ia menegaskan bahwa fokus pada sektor perikanan tidak hanya soal menaikkan produksi tangkap, tetapi juga memastikan nelayan bisa hidup lebih sejahtera. Untuk itu, ia berkomitmen melanjutkan perjuangan agar pemerintah daerah lebih serius memprioritaskan pembangunan wilayah pesisir.
“Kita akan terus kawal agar sektor perikanan ini jadi prioritas. Nelayan pesisir kita jangan hanya jadi penonton di rumah sendiri. Harus dibantu supaya mereka kuat, mandiri, dan sejahtera,” tutup Baharuddin Demmu.
Sebagai informasi, bantuan mesin ketinting untuk nelayan tangkap di Muara Badak dan Marangkayu ini bersumber dari APBD Murni 2025, sebagai realisasi langsung dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui dirinya. (Mujahid)













