Samarinda — Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mendesak pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Inche Abdoel Moeis untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah fasilitas penunjang layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Menurut Novan, fasilitas seperti area parkir, ruang rawat inap, dan layanan rawat jalan perlu diperbaiki agar dapat menunjang kenyamanan pengunjung maupun pasien. Ia menekankan bahwa kenyamanan menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan dalam pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.
“Parkiran masih perlu dibenahi, begitu juga kondisi fasilitas di dalam gedung. Ini menyangkut kenyamanan pengunjung dan pasien yang berobat,” kata Novan saat melakukan kunjungan kerja (14/7/2025).
Komisi IV DPRD menilai, penyegaran dan perbaikan fasilitas fisik akan menjadi langkah optimal dalam mendukung pelayanan kesehatan. Selain memudahkan akses masyarakat, pembenahan ini juga diyakini akan menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi pasien maupun tenaga medis.
Meski menggarisbawahi perlunya peningkatan fasilitas fisik, Novan tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja rumah sakit secara umum. Dari hasil evaluasi internal yang dilakukan DPRD, RSUD IA Moeis dinilai telah menunjukkan performa cukup baik, baik dari sisi medis maupun non-medis.
Ia juga mengakui adanya sinergi yang baik antara manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan, yang berdampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat.
“Kinerja rumah sakit ini sudah cukup baik, hasil evaluasi kami menunjukkan pelayanan yang memuaskan. Tapi tetap perlu ditingkatkan, khususnya dari sisi kenyamanan fasilitas,” ujarnya.
Novan berharap, perbaikan fasilitas dapat menjadi perhatian serius manajemen RSUD IA Moeis dalam waktu dekat. Menurutnya, dengan kolaborasi yang solid dan perbaikan berkelanjutan, kualitas layanan kesehatan di Samarinda bisa semakin meningkat.
“Kalau bisa ditingkatkan lagi, jangan hanya dipertahankan. Karena pelayanan yang baik itu bukan hanya soal medis, tapi juga soal bagaimana pasien merasa nyaman selama proses pengobatan,” tutup Novan. (adv)













