Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Baharuddin Muin, mendesak pemerintah agar segera membuka akses permanen Jembatan Pulau Balang.
Ia menilai keterlambatan fungsi penuh jembatan tersebut tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan warga yang masih bergantung pada transportasi air berisiko tinggi.
“Hingga hari ini masyarakat PPU belum bisa menikmati manfaat maksimal dari jembatan ini. Padahal risiko naik feri atau speedboat jauh lebih besar dibanding melintasi jalur darat,” tegas Baharuddin, Selasa (5/8/25).
Ia mencontohkan insiden kapal tenggelam yang baru-baru ini terjadi sebagai alarm keras bagi pemerintah. Menurutnya, keterlambatan pengoperasian jembatan membuat masyarakat tak punya pilihan selain menggunakan moda transportasi yang rentan kecelakaan.
“Kejadian seperti itu membuat warga semakin waspada. Hadirnya jembatan akan memberikan rasa aman dan kenyamanan yang tidak bisa diberikan transportasi air,” ujarnya.
Jembatan Pulau Balang sendiri telah diresmikan Presiden Joko Widodo sejak Juli 2024, namun hingga kini masih belum dibuka secara permanen. Warga hanya bisa mengaksesnya secara terbatas saat momentum tertentu seperti arus mudik dengan sistem buka-tutup satu arah.
Baharuddin menyayangkan lambannya langkah pemerintah dalam mengoptimalkan fungsi jembatan yang digadang sebagai penghubung vital antara Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Jembatan ini simbol pemerataan pembangunan. Kalau dibuka resmi, biaya logistik turun, distribusi lancar, dan harga kebutuhan pokok akan lebih terjangkau,” paparnya.
Sebagai Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kaltim, Baharuddin menilai sudah tidak ada alasan teknis untuk menunda lagi pengoperasian penuh jembatan.
Ia meminta pemerintah pusat dan daerah segera mengambil langkah nyata agar fasilitas strategis ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik.
“Kalau dibiarkan terus seperti ini, jembatan megah ini hanya akan jadi monumen diam. Pemerintah harus hadir dan bertindak. Jangan tunda lagi harapan warga,” tandasnya.(ADV DPRD KALTIM)
Penulis : NA












