Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Video Ananda Emira Moeis Viral, Pengamat: Fokus Publik Seharusnya pada Substansi Penabrakan Jembatan, Bukan Gaya Bicara

Zahara by Zahara
12 Maret, 2026
in Kaltim
0
Video Ananda Emira Moeis Viral, Pengamat: Fokus Publik Seharusnya pada Substansi Penabrakan Jembatan, Bukan Gaya Bicara

Foto : Hairul Anwar Akademisi Unmul dan Ananda Emira Moeis Wakil Ketua DPRD Kaltim.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda —Sebuah potongan video wawancara Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Video yang membahas insiden kapal menabrak Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahakam Ulu itu memicu beragam tanggapan dari warganet.

Sorotan muncul setelah potongan video wawancara Ananda dengan wartawan mengenai insiden kapal yang menabrak Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahakam Ulu beredar luas di media sosial. Cara Ananda menyampaikan jawabannya dalam video tersebut memicu berbagai reaksi dari publik.

Pengamat ekonomi Universitas Mulawarman, Hairul Anwar atau yang akrab disapa Jody, menilai fenomena tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika komunikasi politik di era media sosial.

Menurutnya, saat ini hampir setiap pernyataan pejabat publik memiliki potensi untuk menjadi viral, terlebih ketika disebarkan dalam bentuk potongan video yang mudah dikonsumsi masyarakat.

“Sekarang ini apa pun bisa dipotong-potong lalu menjadi narasi yang ramai di media sosial. Semua orang punya kepentingan dan sudut pandang masing-masing,” kata Jody, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa publik saat ini tidak hanya memperhatikan isi pernyataan pejabat, tetapi juga cara mereka menyampaikan pesan di ruang publik. Hal tersebut menurutnya menjadi tantangan tersendiri bagi politisi, khususnya mereka yang sering berhadapan langsung dengan media.

“Legislatif memang harus belajar bahwa substansi itu penting. Tapi ada juga masyarakat yang melihat penampilan atau cara berbicara. Itu bagian dari pekerjaan politik karena mereka berhadapan langsung dengan publik,” ujarnya.

Meski begitu, Jody menegaskan bahwa yang paling utama tetaplah isi pesan yang disampaikan kepada masyarakat.

“Yang berbahaya itu kalau substansinya tidak ada dan penampilannya juga tidak baik. Kalau substansinya ada, sisanya tinggal soal jam terbang saja,” katanya.

Ia juga menanggapi kemungkinan bahwa viralnya gaya bicara Ananda di media sosial berkaitan dengan kritik DPRD terhadap pengelolaan jalur pelayaran di Sungai Mahakam, yang selama ini dinilai kerap memicu insiden kapal menabrak jembatan.
Menurutnya, persoalan tersebut memang telah lama menjadi perhatian masyarakat di Kalimantan Timur.

“Mungkin saja ada kaitannya, mungkin juga tidak. Tapi yang disuarakan Ananda sebenarnya ada dalam pikiran banyak masyarakat Kaltim, yaitu soal kapal yang terus menabrak jembatan,” ujarnya.

Ia menilai kritik terhadap pengelolaan jalur angkutan batu bara maupun aktivitas pelayaran yang melintas di bawah jembatan merupakan persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

“Kalau yang disuarakan adalah kepentingan masyarakat Kaltim, itu tidak akan berhenti hanya karena orang yang menyampaikan diframing negatif,” kata Jody.

Sebelumnya, potongan video wawancara Ananda Emira Moeis mengenai insiden tabrakan kapal di Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahakam Ulu ramai beredar di media sosial.

Video berjudul “Jembatan Mahulu tiga kali ditabrak, Legislator minta KSOP dan Pelindo bekerja lebih serius” turut memancing kritik dari salah satu influencer di Instagram berinisial R. Dalam unggahan tersebut, influencer tersebut menyoroti kualitas pejabat di Kalimantan Timur.

Unggahan itu memicu perdebatan luas di media sosial. Hingga kini, postingan tersebut telah dipenuhi lebih dari enam ribu komentar dan dibagikan lebih dari 1.800 kali.
Video yang sama juga diunggah ulang oleh akun Instagram lain yang menyoroti respons publik terhadap pernyataan tersebut, termasuk reaksi emoji kaget dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Dalam wawancara dengan wartawan, Ananda menegaskan bahwa dirinya tidak menempatkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas pelayaran di bawah jembatan sebagai prioritas utama.
Ia menilai keselamatan masyarakat yang melintas di atas jembatan harus menjadi perhatian utama, sembari tetap memastikan arus distribusi logistik tidak terganggu.

Karena itu, ia meminta instansi yang memiliki kewenangan terhadap aktivitas pelayaran di Sungai Mahakam, seperti KSOP dan Pelindo, agar bekerja lebih serius dalam melakukan pengawasan terhadap kapal-kapal yang melintas di jalur tersebut.

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 71
Previous Post

Abdulloh Dukung Tambahan Anggaran Gedung Bank Darah RSUD Kanujoso, Harap Persetujuan Gubernur

Next Post

Pengawasan Sungai Mahakam Disorot GMNI Kaltim, Serangan Pribadi kepada Pihak Vokal Dipertanyakan

Zahara

Zahara

Next Post
Pengawasan Sungai Mahakam Disorot GMNI Kaltim, Serangan Pribadi kepada Pihak Vokal Dipertanyakan

Pengawasan Sungai Mahakam Disorot GMNI Kaltim, Serangan Pribadi kepada Pihak Vokal Dipertanyakan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Jembatan Nibung Diduga Bermasalah, Pemuda Kaubun Desak Audit BPK dan Monitoring Kejati

Jembatan Nibung Diduga Bermasalah, Pemuda Kaubun Desak Audit BPK dan Monitoring Kejati

14 Februari, 2026
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Pengawasan Sungai Mahakam Disorot GMNI Kaltim, Serangan Pribadi kepada Pihak Vokal Dipertanyakan

Pengawasan Sungai Mahakam Disorot GMNI Kaltim, Serangan Pribadi kepada Pihak Vokal Dipertanyakan

12 Maret, 2026
Video Ananda Emira Moeis Viral, Pengamat: Fokus Publik Seharusnya pada Substansi Penabrakan Jembatan, Bukan Gaya Bicara

Video Ananda Emira Moeis Viral, Pengamat: Fokus Publik Seharusnya pada Substansi Penabrakan Jembatan, Bukan Gaya Bicara

12 Maret, 2026
Abdulloh Dukung Tambahan Anggaran Gedung Bank Darah RSUD Kanujoso, Harap Persetujuan Gubernur

Abdulloh Dukung Tambahan Anggaran Gedung Bank Darah RSUD Kanujoso, Harap Persetujuan Gubernur

11 Maret, 2026
Abdulloh Soroti Ketersediaan Lahan di Balikpapan dan Proyek Jembatan Rapak yang Belum Terealisasi

Abdulloh Soroti Ketersediaan Lahan di Balikpapan dan Proyek Jembatan Rapak yang Belum Terealisasi

11 Maret, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Pengawasan Sungai Mahakam Disorot GMNI Kaltim, Serangan Pribadi kepada Pihak Vokal Dipertanyakan

Video Ananda Emira Moeis Viral, Pengamat: Fokus Publik Seharusnya pada Substansi Penabrakan Jembatan, Bukan Gaya Bicara

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.