Samarinda – Kalimantan Timur tengah mengalami peningkatan arus investasi yang signifikan, terutama menjelang operasionalisasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Momentum ini menyimpan potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi regional, namun juga menimbulkan tantangan agar masyarakat setempat tidak kehilangan peran dalam pembangunan.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Abdul Giaz, menegaskan pentingnya memastikan agar masyarakat lokal dapat menikmati manfaat langsung dari investasi yang masuk.
Ia mengingatkan agar pembangunan tidak membuat warga asli daerah hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.
“Kita harus pastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi benar-benar inklusif. Masyarakat harus dilibatkan secara nyata, baik dalam kesempatan kerja maupun dalam pengembangan keterampilan,” kata Giaz, Rabu (18/6/2025).
Selain membuka lapangan kerja, Giaz juga menekankan perlunya adanya pelatihan dan pemberdayaan agar warga lokal mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan ekonomi yang pesat.
“Ini bukan sekadar soal pekerjaan, tapi bagaimana masyarakat merasa memiliki dan mendapat bagian dari setiap proyek pembangunan,” ujarnya.
Dalam pengawasan investasi, DPRD Kaltim juga menyoroti pentingnya transparansi terkait kontribusi investasi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Giaz mengingatkan bahwa angka investasi yang besar belum tentu sebanding dengan peningkatan PAD jika tidak ada mekanisme yang jelas.
“Investasi yang besar harus berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah. Jika tidak, kita perlu mengevaluasi dan memperkuat regulasi supaya manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, dia menyerukan agar regulasi pengelolaan investasi diperkuat dengan fokus pada aspek keberlanjutan sosial dan ekonomi. Menurutnya, kualitas dampak pembangunan tidak kalah penting dibandingkan jumlah dana yang masuk.
“Investasi yang hanya menguntungkan segelintir pihak tapi menimbulkan kesenjangan sosial harus menjadi perhatian serius. Kita mendukung investasi yang mendorong kemajuan bersama dan menumbuhkan kesejahteraan masyarakat luas,” pungkas Abdul Giaz. (ADV/DPRD KALTIM)
Penulis NA













