MUARA JAWA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan.
Hal ini terlihat dari kunjungan Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, ke lokasi pembangunan Masjid Besar Darussalam di Kelurahan Muara Jawa, Rabu (2/7/2025), guna meninjau progres pembangunan yang telah mencapai 75 persen.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Rendi didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wiyono, Camat Muara Jawa, pengurus masjid, serta pihak kontraktor pelaksana proyek.
Mereka bersama-sama mengevaluasi perkembangan fisik bangunan masjid, yang dibangun melalui anggaran awal senilai lebih dari Rp13 miliar.
Rendi menyampaikan bahwa masjid ini, memiliki nilai strategis yang tinggi bagi masyarakat Muara Jawa.
Selain sebagai tempat ibadah utama, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keislaman, pendidikan, serta sosial kemasyarakatan di wilayah tersebut.
“Masjid ini punya nilai strategis yang besar bagi masyarakat Muara Jawa. Oleh karena itu, Kami mendorong agar pembangunannya bisa diselesaikan paling lambat November 2025,” ujar Rendi.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Pemkab Kukar telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif, untuk menutupi kekurangan anggaran sebesar Rp6 miliar yang masih diperlukan, demi penyelesaian pembangunan secara menyeluruh.
“Kita pastikan anggaran tambahan segera direalisasikan agar target penyelesaian bisa tercapai, dan progres pembangunannya sudah on track, tinggal didorong dari sisi waktu dan pembiayaan,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Muara Jawa menyambut baik perhatian dan dukungan dari Pemerintah Daerah, terhadap penyelesaian proyek pembangunan masjid tersebut.
Ia menilai keberadaan masjid besar yang representatif, akan memberikan dampak positif yang luas bagi kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.
“Dengan selesainya pembangunan ini, masyarakat akan memiliki fasilitas ibadah yang memadai, sekaligus tempat yang mendukung kegiatan keislaman lainnya,” ujarnya.
Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap jalannya pembangunan, agar kualitas bangunan tetap terjaga dan penyelesaiannya tidak melewati tenggat waktu yang ditentukan.
Kunjungan Wabup Kukar diakhiri dengan rapat evaluasi bersama seluruh tim pelaksana proyek dan pengurus masjid.
Dalam pertemuan tersebut, disusun jadwal kerja percepatan dan langkah teknis, untuk menyelesaikan sisa pekerjaan konstruksi.
Pemerintah berharap, Masjid Besar Darussalam kelak dapat menjadi ikon spiritual masyarakat Muara Jawa sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan di tengah kehidupan sosial yang semakin dinamis. (Adv-DPU Kukar)














