Samarinda: Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Dovianto, mengapresiasi kinerja Dinas Perdagangan dalam mengendalikan inflasi daerah. Menurutnya, langkah-langkah yang telah dijalankan sejauh ini cukup efektif dalam menjaga stabilitas harga, terutama pada momen-momen krusial seperti hari besar keagamaan dan awal tahun ajaran baru.
“Selama ini Dinas Perdagangan sudah cukup baik dalam menjalankan fungsinya, terutama dalam menjaga kestabilan harga agar tidak terjadi inflasi. Mereka juga punya bidang khusus yang fokus pada persoalan ini,” ujar Rusdi, 2 Juli 2025.
Rusdi menjelaskan, salah satu respons cepat yang dilakukan adalah intervensi pasar dalam bentuk pasar murah. Program ini dinilai ampuh meredam lonjakan harga, khususnya untuk kebutuhan pokok yang paling banyak dibutuhkan masyarakat.
Ia menilai, kehadiran pasar murah di tengah gejolak harga bukan hanya solusi praktis, tetapi juga simbol bahwa pemerintah hadir dan tanggap terhadap kebutuhan rakyat.
“Kita melihat ketika ada gejolak harga, Dinas Perdagangan cepat bertindak. Biasanya mereka langsung turun lewat pasar murah di titik-titik strategis. Ini sangat membantu,” ungkapnya.
Meski memberikan apresiasi, Rusdi menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kebijakan pengendalian harga. Ia menyebut bahwa dinamika pasar bersifat fluktuatif dan bisa berubah sewaktu-waktu dipengaruhi banyak faktor, termasuk kondisi global.
“Evaluasi tetap harus dilakukan. Karena fluktuasi harga itu bukan hanya soal lokal. Kadang pengaruhnya bisa datang dari nasional bahkan internasional. Jadi kebijakan harus terus diperbarui,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi antara DPRD dan Dinas Perdagangan harus diperkuat, tidak hanya dalam bentuk pengawasan, tetapi juga dukungan kebijakan dan penyusunan strategi jangka panjang.
Komisi II, kata Rusdi, berkomitmen untuk terus mengawal setiap langkah pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap stabil.
“Kami di DPRD siap mendukung penuh, baik dalam bentuk pengawasan maupun kebijakan. Yang penting adalah kepentingan masyarakat tetap jadi prioritas,” pungkasnya. (adv)













