Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Afif Nilai Kekayaan SDA Kaltim Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Rakyat

Zahara by Zahara
11 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Afif Nilai Kekayaan SDA Kaltim Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Rakyat

Foto: Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, anggota Komisi II DPRD Kaltim

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Di tengah gelar Kalimantan Timur sebagai daerah kaya sumber daya alam, ironi kesejahteraan justru menjadi wajah yang masih akrab ditemui di banyak titik.

Pertumbuhan ekonomi yang impresif belum otomatis menghapus kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial yang membayangi sebagian besar masyarakatnya.

Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, anggota Komisi II DPRD Kaltim, angkat suara mengenai hal ini. Ia menilai bahwa selama ini pembangunan terlalu berfokus pada angka-angka makro ekonomi, namun abai pada pemerataan manfaat di lapangan.

“Kalau pertumbuhan tinggi tapi rakyat masih banyak yang hidup susah, berarti ada yang salah dalam arah pembangunan kita,” tegas Afif saat ditemui, Jum’at (11/7/2025).

Berdasarkan data terakhir, Kaltim memang menjadi penopang utama ekonomi Kalimantan dengan kontribusi lebih dari 48 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pulau tersebut.

Namun di sisi lain, jumlah penduduk miskin masih menyentuh angka di atas 220 ribu jiwa. Tingkat pengangguran terbuka juga belum bisa ditekan secara signifikan, bahkan sedikit di atas rata-rata nasional.

Afif menyebutkan, realitas semacam ini menunjukkan bahwa kekayaan alam belum mampu diterjemahkan menjadi kesejahteraan kolektif. Ia menyayangkan bahwa distribusi manfaat dari pembangunan belum merata, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat aktivitas ekonomi.

“Jangan sampai daerah ini hanya jadi ladang eksploitasi tanpa memastikan masyarakatnya ikut merasakan hasil. Itu bukan pembangunan, itu pengabaian,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti lemahnya capaian sejumlah sumber pendapatan daerah. Salah satunya berasal dari pos “pendapatan lain-lain yang sah”, yang realisasinya tidak mencapai target. Sehingga, hal ini menjadi cerminan dari tidak optimalnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menyumbang terhadap kas daerah.

“Kalau BUMD tidak mampu memberikan kontribusi nyata, tentu perlu evaluasi menyeluruh. Tidak bisa dibiarkan jalan di tempat,” kata Afif.

Di sisi lain, ia juga mengkritisi lambannya realisasi belanja daerah, yang tercermin dari angka SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) tahun lalu yang mencapai lebih dari Rp2,5 triliun.

Menurutnya, dana sebesar itu seharusnya bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, bukan malah mengendap tanpa kejelasan.

“Belanja yang tidak jalan artinya program tidak terserap. Itu kehilangan momentum untuk menyentuh masyarakat secara langsung,” tambahnya.

Program-program sosial seperti perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan peningkatan kualitas guru juga dinilai belum menyentuh akar persoalan.

Ia mendesak agar pemerintah daerah transparan soal capaian program dan memperkuat kolaborasi dengan sektor pendidikan tinggi dalam menyusun kebijakan yang lebih akurat.

“Banyak riset bagus dari kampus, tapi belum dijadikan dasar kebijakan. Harusnya itu bisa jadi rujukan utama agar setiap keputusan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (Adv Dprd Kaltim)

Penulis NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 102
Previous Post

Fasilitas Latihan Terabaikan, Ancaman Nyata Bagi Masa Depan Taekwondo di Samarinda

Next Post

Legiskator Kaltim Tegaskan Pendidikan Gratis Harus Inklusif, Bukan Menggeser Peran Swasta

Zahara

Zahara

Next Post
Legiskator Kaltim Tegaskan Pendidikan Gratis Harus Inklusif, Bukan Menggeser Peran Swasta

Legiskator Kaltim Tegaskan Pendidikan Gratis Harus Inklusif, Bukan Menggeser Peran Swasta

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Ananda Emira Moeis Serahkan Bantuan Mesin untuk Nelayan Palaran hingga Kawal SPBN

Ananda Emira Moeis Serahkan Bantuan Mesin untuk Nelayan Palaran hingga Kawal SPBN

9 Mei, 2026
Curhat Nelayan Samarinda Seberang Ke Ananda : Solar Subsidi Tak Tersedia, Aktivitas Melaut Kian Berat

Curhat Nelayan Samarinda Seberang Ke Ananda : Solar Subsidi Tak Tersedia, Aktivitas Melaut Kian Berat

8 Mei, 2026
Perkuat Ketahanan Ekonomi Rakyat, Ananda Salurkan Bantuan Mesin Kapal di Mangkupalas

Perkuat Ketahanan Ekonomi Rakyat, Ananda Salurkan Bantuan Mesin Kapal di Mangkupalas

8 Mei, 2026
Pasca Aksi 4 Mei, Aliansi Rakyat Kaltim Nilai Komitmen DPRD Masih Perlu Dibuktikan, Ancam Gelar Aksi Lebih Besar Jika Hak Angket Tak Dijalankan

Pasca Aksi 4 Mei, Aliansi Rakyat Kaltim Nilai Komitmen DPRD Masih Perlu Dibuktikan, Ancam Gelar Aksi Lebih Besar Jika Hak Angket Tak Dijalankan

8 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Ananda Emira Moeis Serahkan Bantuan Mesin untuk Nelayan Palaran hingga Kawal SPBN

Curhat Nelayan Samarinda Seberang Ke Ananda : Solar Subsidi Tak Tersedia, Aktivitas Melaut Kian Berat

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.