Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

Zahara by Zahara
7 Oktober, 2026
in Kaltim
0
Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

Foto : Sekretaris DPD Forum Pemuda NTT Kota Samarinda, Ricard Parera

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Persoalan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan sosial maupun program pembangunan jangka pendek. Kemiskinan di wilayah pedesaan membutuhkan kebijakan yang menyentuh akar persoalan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan pada bulan Maret 2026 persentase penduduk miskin di NTT mencapai 17,52 persen atau sekitar 1,04 juta jiwa. Yang lebih mengkhawatirkan lagi angka kemiskinan di pedesaan mencapai 21.64 persen.

Sekretaris DPD Forum Pemuda NTT Kota Samarinda, Ricard Parera, mengatakan pemerintah harus melihat kemiskinan di NTT sebagai persoalan yang serius, masyarakat desa tidak boleh hanya dijadikan sebagai objek penerima bantuan.

“angka 21.64 persen kemiskinan bukan sekedar angka statistik, namun ini menunjukan bahwa pemerintah gagal dalam membangun masyarakat sejahtera, karena dibalik angka-angka itu ada anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan yang layak, petani yang menghadapi persoalan produksi dan pasar serta masyarakat desa yang belum mendapatkan akses ekonomi secara adil” katanya.

Ricard menilai bahwa pemerintah harus membangun ekosistem ekonomi desa yang mampu menciptakan pendapatan ekonomi yang berkelanjutan melalui sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, UMKM, serta ekonomi kreatif.

“Petani tidak cukup hanya diberikan bibit atau pupuk jika persoalan harga jual, akses pasar, dan transportasi tidak ikut serta diselesaikan” ujarnya.

Ricard menegaskan, pemerintah harus memberikan ruang bagi generasi muda NTT untuk mengembangkan usaha , teknologi, pertanian modern, ekonomi kreatif, dan berbagai inovasi berbasis potensi lokal.

“NTT tidak kekurangan potensi. Kita punya laut, lahan pertanian, perkebunan, peternakan, budaya dan sumber daya manusia. Persoalannya adalah bagaimana potensi itu bisa diolah agar menjadi kekuatan ekonomi agar mereka keluar dari zona kemiskinan” tuturnya.

Menurut Ricard, pemerintah harus menjadikan pengentasan kemiskinan di NTT sebagai agenda utama dalam pembangunan. Setiap pembangunan harus menyentuh masyarakat kelas bawah.

“Masyarakat desa tidak perlu belas kasihan negara, yang mereka butuhkan adalah keberpihakan negara. Sebab kemerdekaan bukan hanya melepaskan diri dari penjajahan, tetapi juga harus bebas pada kemiskinan” tutupnya.

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 300
Previous Post

Perizinan Reklame Berbelit, Samri: Jangan Terus Main Kucing-kucingan

Zahara

Zahara

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

7 Oktober, 2026
Perizinan Reklame Berbelit, Samri: Jangan Terus Main Kucing-kucingan

Perizinan Reklame Berbelit, Samri: Jangan Terus Main Kucing-kucingan

7 Oktober, 2026
Kupon Mengatur Giliran, Deni Minta Kekurangan Kuota BBM Samarinda Dituntaskan

Kupon Mengatur Giliran, Deni Minta Kekurangan Kuota BBM Samarinda Dituntaskan

7 Oktober, 2026
Deni Soroti Beban Truk di Ir Sutami, Usulkan Penataan Kawasan lewat RTRW

Deni Soroti Beban Truk di Ir Sutami, Usulkan Penataan Kawasan lewat RTRW

7 Oktober, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

Perizinan Reklame Berbelit, Samri: Jangan Terus Main Kucing-kucingan

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.