KUKAR– Proses penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dimulai pada 1 November 2024.
Kegiatan yang bertempat di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar ini direncanakan berlangsung selama lima hari hingga 5 November 2024.
Dalam upaya memastikan kepatuhan terhadap prosedur dan standar ketelitian, pelipatan surat suara ini melibatkan puluhan tenaga kerja yang diawasi ketat oleh petugas.
Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, hadir langsung untuk memantau proses penyortiran pada hari pertama, di mana sebanyak 50 orang pekerja dilibatkan, masing-masing bekerja selama sembilan jam setiap harinya.
“Penyortiran dimulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WITA setiap hari,” ungkap Rudi pada Sabtu (2/11/2024).
Ia menegaskan pentingnya akurasi dalam pelipatan surat suara untuk mencegah kerusakan atau kesalahan yang dapat mengganggu kelancaran pemilu.
Sebanyak 567.000 lembar surat suara akan dilipat, yang dirancang sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kukar yang mencapai 552.469 orang, ditambah cadangan 2,5 persen untuk mengantisipasi pemilih tambahan.
Rudi menambahkan, surat suara cadangan khusus tidak disortir, karena penggunaannya bersifat situasional dan terbatas.
Selain pekerja khusus, proses pelipatan surat suara ini diawasi dengan ketat oleh petugas KPU dan kepolisian.
Pengawasan bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung serta mencegah kesalahan pelipatan atau potensi kecurangan.
KPU juga menggandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk meningkatkan transparansi dalam proses ini.
Rudi menjelaskan, pengamanan internal melibatkan pengawas dari KPU dan kepolisian, sementara koordinasi dengan Bawaslu serta Kesbangpol bertujuan memperkuat pengawasan.
“Persiapan ini merupakan bagian dari langkah KPU Kukar untuk memastikan setiap aspek Pilkada 2024 berjalan lancar dan aman,” tambahnya.
Setelah pelipatan selesai, surat suara akan disimpan dengan aman hingga saat distribusi ke tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Kukar.
Rudi mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada mendatang, sebagai bentuk kontribusi dalam menentukan pemimpin daerah.
“Kami mengajak masyarakat untuk datang ke TPS dan memberikan suaranya. Mari kita jaga semangat demokrasi dalam pemilu ini,” pungkas Rudi. (ADV)













