Samarinda – Rapat Paripurna DPRD Samarinda, Rabu (22/1/2024), menjadi momen istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Samarinda ke-357. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup sektor sosial dan budaya.
“Samarinda harus terus melaju, bukan hanya sebagai kota administrasi, tetapi sebagai pusat peradaban baru yang berakar pada kekayaan budaya dan sumber daya alamnya,” tegas Andi Harun di hadapan peserta rapat.
Dengan luas wilayah 716,96 km² dan populasi lebih dari 880.000 jiwa, Samarinda menjadi salah satu kota strategis di Kalimantan Timur. Dibagi dalam 10 kecamatan dan 59 kelurahan, kota ini memiliki potensi besar, terutama dari Sungai Mahakam yang menjadi jalur transportasi vital dan daya tarik ekonomi utama.
Komitmen Menuju Kota Berdaya Saing
Andi Harun menggarisbawahi visi besar “Samarinda Maju”, yang menjadi dasar dari berbagai program unggulan. Di antaranya adalah pembangunan Terowongan Selili, renovasi GOR Segiri, revitalisasi kawasan Citra Niaga, dan pengembangan Taman Cerdas. Proyek-proyek ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas, daya tarik wisata, serta kualitas hidup warga.
“Terowongan Selili, misalnya, akan memecah konsentrasi lalu lintas di pusat kota, sementara GOR Segiri yang direnovasi akan menjadi pusat kegiatan olahraga dan rekreasi masyarakat,” jelasnya.
Program-program ini juga diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi serta pariwisata.
Pembangunan Sosial dan Budaya
Selain pembangunan fisik, Pemkot Samarinda berkomitmen mengembangkan sektor sosial dan budaya.
“Kita tidak hanya membangun gedung dan jalan, tetapi juga manusia dan komunitas,” ujar Andi Harun.
Pengembangan taman-taman kota dan revitalisasi Citra Niaga, sebagai pusat seni dan budaya, diharapkan menjadi ruang interaksi publik sekaligus simbol kebangkitan budaya lokal.
Menatap Masa Depan
Di usia yang ke-357, Samarinda terus bertransformasi menjadi kota yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan. Berbagai proyek ambisius yang dijalankan diharapkan mampu menjadikan kota ini tidak hanya nyaman untuk ditinggali tetapi juga sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Timur.
Andi Harun menutup sambutannya dengan optimisme.
“Kita semua harus bersinergi untuk membangun Samarinda menjadi lebih baik. Masa depan Samarinda ada di tangan kita bersama.” Tutupnya.
Dengan visi yang jelas dan program-program strategis, Hari Jadi Samarinda ke-357 menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan menuju kota peradaban yang lebih maju dan inklusif. (Mujahid)













