TENGGARONG – Kecamatan Muara Kaman, di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), telah meluncurkan sebuah inisiatif signifikan yang bertujuan untuk mengubah wilayah tersebut menjadi pusat agrikultur di Kalimantan Timur. Pada hari Senin, tanggal 18 Maret 2024, Camat Muara Kaman, Berliang, mengumumkan bahwa lima desa telah dipilih sebagai titik awal untuk pengembangan kawasan pertanian yang efisien dan produktif.
Desa Panca Jaya, Bunga Jadi, Cipari Makmur, Manunggal Daya, dan Sumber Sari dijadikan sebagai lokasi strategis untuk implementasi proyek pertanian holistik.
“Program TMMD bersama Karya Bakti TNI telah kita laksanakan di Desa Cipari Makmur, dengan kerjasama Kodim 0906 Kukar dan Pemkab Kukar, untuk memanfaatkan lahan pertanian yang masih terlantar,” ujar Berliang.
Sebagai hasil dari inisiatif ini, Desa Cipari Makmur telah bertransformasi menjadi contoh ideal dari zona agrikultur terpadu, dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti kandang ternak dan perikanan, serta pabrik pengolahan padi, yang semuanya dirancang untuk memperkuat kerjasama lintas sektor dan meningkatkan output pertanian.
Selain itu, ada penekanan khusus pada peningkatan infrastruktur pendukung pertanian, termasuk pembaruan jalan dan sistem irigasi, yang diharapkan akan meningkatkan efisiensi produksi pertanian dan secara ekonomi menguntungkan para petani di kelima desa.
Berliang menegaskan dedikasi pemerintah kecamatan dalam mendukung inisiatif pertanian yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi para petani.
“Komitmen kami adalah untuk memberikan dukungan yang tak tergoyahkan kepada para petani dan memastikan bahwa setiap program pertanian yang kami jalankan akan berdampak positif terhadap masyarakat,” pungkas Berliang.(Yah/Adv/DiskominfoKukar)













