Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Yusuf Mustafa, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-36 di wilayah Kaltim, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara peserta didik Sespimti Polri dengan sejumlah pemangku kepentingan daerah untuk membahas berbagai persoalan strategis, khususnya yang berkaitan dengan keamanan, pemerintahan, serta pembangunan daerah.
Yusuf Mustafa menilai forum tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan kepolisian. Menurutnya, pertukaran perspektif antarlembaga diperlukan untuk membangun pemahaman bersama dalam menghadapi dinamika dan tantangan pembangunan di Kaltim.
“FGD ini menjadi momentum yang baik untuk menyatukan perspektif antara legislatif dan aparat penegak hukum. Tantangan daerah tidak bisa diselesaikan oleh satu institusi saja, tetapi membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Yusuf.
Ia mengatakan, DPRD Kaltim memiliki peran dalam memastikan kebijakan dan regulasi daerah dapat mendukung terciptanya stabilitas sosial serta keamanan masyarakat. Hal tersebut juga perlu berjalan beriringan dengan agenda pembangunan yang berkelanjutan.
Yusuf menegaskan, DPRD Kaltim siap memberikan dukungan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sesuai kewenangannya. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat berbagai program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
“DPRD tentu siap mendukung kebijakan yang relevan, baik melalui fungsi penganggaran maupun pengawasan. Yang terpenting, hasil dari diskusi seperti ini tidak berhenti pada forum, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata,” katanya.
Menurut Yusuf, kompleksitas persoalan daerah membutuhkan pola kerja yang semakin terintegrasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Sinergi tersebut dinilai penting agar kebijakan yang diterapkan mampu merespons kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas daerah.
Melalui FGD PKDN Sespimti Polri Dikreg ke-36 ini, Yusuf berharap komunikasi dan koordinasi antarlembaga di Kaltim semakin kuat.
“Harapannya, kolaborasi ini terus terbangun. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama memastikan pembangunan Kaltim berjalan dengan tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, dan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.













