Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

APBD Kaltim Diprediksi Turun, DPRD Minta Pemerintah Cari Pendapatan Baru

Zahara by Zahara
13 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
APBD Kaltim Diprediksi Turun, DPRD Minta Pemerintah Cari Pendapatan Baru

Foto: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Ketergantungan Kalimantan Timur terhadap sektor tambang kini menunjukkan sisi rapuhnya. Ketika harga batu bara melemah dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat menyusut, keuangan daerah pun mulai terdampak serius.

Dalam situasi ini, DPRD Kaltim menyuarakan kekhawatiran: keterlambatan memperluas sumber pendapatan membuat daerah kehilangan pijakan fiskal yang stabil.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menyebut bahwa selama ini orientasi pembangunan fiskal terlalu berpusat pada komoditas tambang. Akibatnya, ketika pasar global mengalami perlambatan, Kaltim ikut terombang-ambing.

“Kita ini seperti berdiri di atas satu kaki. Begitu tambang goyah, seluruh struktur fiskal ikut limbung,” kata Sapto, Minggu (13/7/2025).

“Padahal sudah lama kita tahu bahwa ketergantungan ini berbahaya,” lanjutnya.

Situasi diperparah oleh kebijakan efisiensi nasional lewat Inpres No. 1 Tahun 2025 yang menekan ruang belanja daerah. Kombinasi tekanan pusat dan penurunan harga batu bara membuat penerimaan Kaltim dari sektor IUPK (Izin Usaha Pertambangan Khusus) menyusut drastis.

Tak hanya itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun mulai menunjukkan tren penurunan. Di tengah keterbatasan itu, daerah juga masih menunggu kejelasan soal penerimaan dari porsi 10 persen Participating Interest (PI) dari wilayah kerja migas.

Hingga kini, DPRD menilai belum ada transparansi penuh dari Biro Ekonomi mengenai realisasi atau potensi pendapatan dari sektor tersebut.

“Selama kita tidak tahu pasti berapa kontribusi PI dan dari mana saja sumber pendapatan alternatif yang bisa dioptimalkan, maka kita hanya menyusun anggaran dengan asumsi rapuh,” ujar Sapto.

Salah satu aspek yang juga disoroti adalah ketimpangan distribusi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Meski aktivitas tambang dan dampak lingkungan terjadi di Kaltim, sebagian besar pendapatan justru terserap di pusat.

Sapto menilai hal ini sebagai bentuk ketidakadilan fiskal yang perlu diperjuangkan agar daerah mendapat hak yang proporsional.

“Kerusakannya di sini, dampaknya juga dirasakan masyarakat di sini, tapi penerimaannya lari ke pusat. Ini yang tidak bisa kita biarkan terus,” tegasnya.

Dampak dari tekanan fiskal mulai terlihat dalam penyesuaian teknis anggaran daerah. Beberapa agenda rutin pemerintah, seperti Musrenbang, kini digelar secara sederhana di lingkungan kantor pemerintahan tanpa pembiayaan besar.

Proyeksi APBD 2026 pun dikoreksi turun dari sebelumnya Rp20 triliun menjadi sekitar Rp18 triliun.Bagi DPRD Kaltim, ini bukan sekadar soal efisiensi, tapi soal urgensi membenahi struktur pendapatan daerah.

Langkah diversifikasi yang dulu hanya menjadi wacana, kini harus menjadi strategi utama agar pembangunan tak ikut terseret dalam fluktuasi komoditas.

“Kalau tidak bergerak sekarang, kita akan terus terjebak dalam siklus ketergantungan. Kaltim punya potensi besar dari sektor pertanian, kehutanan, jasa, hingga pariwisata tapi semua itu butuh kemauan politik dan perencanaan yang serius,” jelasnya Sapto.

Ia pun menegaskan bahwa perluasan basis pendapatan bukan sekadar soal angka, tapi soal masa depan fiskal yang lebih mandiri dan tahan banting. (Adv Dprd Kaltim)

Penulis NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 110
Previous Post

Perusda Dinilai Mandek, DPRD Kaltim Minta Perombakan Manajemen dan Tata Kelola

Next Post

Legislator Kaltim Sebut Reformasi Sistem Distribusi Energi Jadi Kunci Atasi Krisis BBM Balikpapan

Zahara

Zahara

Next Post
Legislator Kaltim Sebut Reformasi Sistem Distribusi Energi Jadi Kunci Atasi Krisis BBM Balikpapan

Legislator Kaltim Sebut Reformasi Sistem Distribusi Energi Jadi Kunci Atasi Krisis BBM Balikpapan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Ananda Serahkan Bantuan 14 Mesin Kapal, Persoalan Administrasi Nelayan Palaran Ikut Dikawal

Ananda Serahkan Bantuan 14 Mesin Kapal, Persoalan Administrasi Nelayan Palaran Ikut Dikawal

10 Mei, 2026
Ananda Emira Moeis Serahkan Bantuan Mesin untuk Nelayan Palaran hingga Kawal SPBN

Ananda Emira Moeis Serahkan Bantuan Mesin untuk Nelayan Palaran hingga Kawal SPBN

9 Mei, 2026
Curhat Nelayan Samarinda Seberang Ke Ananda : Solar Subsidi Tak Tersedia, Aktivitas Melaut Kian Berat

Curhat Nelayan Samarinda Seberang Ke Ananda : Solar Subsidi Tak Tersedia, Aktivitas Melaut Kian Berat

8 Mei, 2026
Perkuat Ketahanan Ekonomi Rakyat, Ananda Salurkan Bantuan Mesin Kapal di Mangkupalas

Perkuat Ketahanan Ekonomi Rakyat, Ananda Salurkan Bantuan Mesin Kapal di Mangkupalas

8 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Ananda Serahkan Bantuan 14 Mesin Kapal, Persoalan Administrasi Nelayan Palaran Ikut Dikawal

Ananda Emira Moeis Serahkan Bantuan Mesin untuk Nelayan Palaran hingga Kawal SPBN

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.