Samarinda: Menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, pemandangan tak biasa terlihat di sejumlah sudut Kota Samarinda. Beberapa bendera bergambar karakter anime One Piece berkibar berdampingan dengan bendera Merah Putih. Fenomena ini langsung memancing perhatian publik dan menuai respons dari Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra.
“Bendera kita cuma satu, Merah Putih. Merah melambangkan keberanian, putih melambangkan kesucian. Itu hasil perjuangan para pahlawan. Jangan sampai posisinya tergeser atau disejajarkan dengan simbol lain yang tidak tepat, apalagi di momen kemerdekaan,” tegas Samri.
Samri mengakui, pemasangan bendera
One Piece bisa dipicu berbagai alasan—mulai dari sekadar hiburan, memeriahkan suasana, hingga simbol perlawanan atau bentuk kekecewaan. Karena itu, DPRD akan mempelajari terlebih dahulu motifnya sebelum menentukan langkah lanjutan.
Ia juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan tidak masalah jika bendera tersebut dipasang murni untuk hiburan.
“Kalau memang hanya untuk memeriahkan acara, silakan saja. Tapi kalau mengandung simbol ideologi atau perlawanan, itu jelas berbahaya,” ujarnya.
Menurut Samri, polemik ini mencuat karena waktunya berdekatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan.
“Kalau pasang jauh sebelum Agustus, mungkin tidak heboh. Tapi karena momennya tepat sebelum 17 Agustus, publik merasa ada simbol tandingan dengan Merah Putih,” jelasnya.
Ia membandingkan situasi ini dengan pemasangan bendera partai atau organisasi yang secara prinsip sama-sama tidak boleh menyaingi posisi Merah Putih.
“Kalau tujuannya positif, silakan pasang bendera komunitas atau paguyuban masing-masing. Asal, posisi dan kehormatan Merah Putih tetap nomor satu,” kata Samri.
DPRD, lanjutnya, tidak akan keberatan jika pemasangan untuk hiburan, apalagi jika Presiden sudah memberi lampu hijau. Namun, ia mengingatkan pentingnya memastikan tidak ada niat tersembunyi di baliknya.
“Peringatan Hari Kemerdekaan seharusnya jadi momentum memperkuat persatuan, bukan adu simbol. Mari rayakan dengan semangat kebangsaan,” pungkasnya. (adv)













