Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

80 Tahun Merdeka, Apakah Pendidikan Kita Ikut Merdeka?

Oleh: Rossa Tri Rahmawati Bahri Menteri Adkesma BEM FISIP Universitas Mulawarman

Zahara by Zahara
17 Agustus, 2025
in Kaltim
0
80 Tahun Merdeka, Apakah Pendidikan Kita Ikut Merdeka?

Foto : Rossa Tri Rahmawati Bahri Menteri Adkesma BEM FISIP UNMUL.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Tepat 17 Agustus 2025, Indonesia merayakan usia ke-80 tahun kemerdekaannya. Namun, di balik semarak perayaan, pertanyaan mendasar kembali muncul: apakah pendidikan kita benar-benar merdeka? Ataukah kita masih terjebak dalam lingkaran masalah klasik yang tak kunjung usai—biaya mahal, akses terbatas, serta kualitas yang timpang?
Pemerintah tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

Namun, jika ditelaah lebih jauh, tema tersebut masih terasa seperti slogan yang belum sepenuhnya berpijak pada realitas, khususnya dalam dunia pendidikan.
Tentu tidak bisa dinafikan, sejak 1945 pendidikan Indonesia telah mencatat sejumlah kemajuan: sekolah negeri kini hadir di banyak pelosok, kurikulum terus berkembang mengikuti zaman, serta kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan kian meningkat. Tetapi kemajuan ini tidak menutup fakta bahwa persoalan krusial terus menghantui.

Sebagai Menteri Advokasi BEM FISIP Unmul, saya melihat setidaknya ada empat isu mendasar yang patut menjadi refleksi pada momentum kemerdekaan ini.

1. Kesenjangan Kualitas Pendidikan

Sekolah di perkotaan jauh lebih maju dibanding sekolah di daerah terpencil. Fasilitas, tenaga pendidik, hingga metode pengajaran menunjukkan ketimpangan yang nyata. Pergantian kurikulum yang terlalu sering juga membuat sekolah di daerah makin tertinggal karena minim kesiapan dan sumber daya.

2. Guru Masih Jadi Korban Sistem

Guru honorer dan swasta menghadapi persoalan kesejahteraan kronis: upah rendah, jaminan sosial minim, hingga status kerja yang tidak jelas. Program PPPK memberi harapan, tetapi masih banyak guru terkendala masalah administratif, usia, dan teknis. Akibatnya, profesi guru yang sejatinya mulia justru sering diperlakukan seolah pekerjaan sukarela.

3. Literasi dan Numerasi yang Tertinggal

Hasil survei internasional seperti PISA menunjukkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa Indonesia masih di bawah rata-rata global. Kondisi ini menegaskan bahwa pendidikan kita belum berhasil melahirkan generasi dengan keterampilan dasar yang kuat, apalagi siap bersaing di tingkat global.

4. Kekerasan, Integritas yang Merosot, dan Biaya Pendidikan yang Tinggi

Data Jaringan Pemantauan Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat lonjakan kasus kekerasan di sekolah, dari 91 kasus pada 2020 menjadi 573 kasus pada 2024. Ironisnya, pelaku terbanyak justru guru (43,9%), disusul kakak kelas dan masyarakat. Kekerasan di sekolah jelas menciptakan lingkungan yang tidak aman, sekaligus merusak integritas siswa—ditambah dengan praktik kecurangan ujian yang kian marak.

Masalah ini makin diperburuk oleh mahalnya biaya pendidikan. Bagi keluarga kurang mampu, akses pendidikan berkualitas tetap menjadi mimpi yang jauh dari kenyataan.

Refleksi dan Jalan ke Depan

Empat poin di atas hanyalah sebagian dari persoalan besar pendidikan kita. Sesungguhnya masih banyak masalah lain yang menunggu untuk diurai. Karena itu, 80 tahun kemerdekaan seharusnya bukan sekadar momen seremonial, melainkan ruang refleksi bersama.
Kita tidak boleh puas hanya karena anak-anak “bisa sekolah.”

Pendidikan seharusnya menjadi pintu menuju kemerdekaan yang sesungguhnya: membebaskan pikiran, membentuk karakter, dan memampukan setiap generasi tampil sebagai pemimpin masa depan.

Jika ingin menyongsong 100 tahun Indonesia merdeka dengan pendidikan yang benar-benar maju, langkah besar harus segera diambil. Pemerataan fasilitas dan tenaga pendidik di seluruh wilayah mutlak diperlukan. Kompetensi guru perlu diperkuat dengan pelatihan berkelanjutan dan jaminan kesejahteraan layak.

Kurikulum harus stabil dan berorientasi pada kualitas, bukan proyek politik jangka pendek. Dan yang tak kalah penting, revolusi literasi digital harus dipacu agar generasi muda siap menghadapi tantangan global. Kemerdekaan tanpa pendidikan yang merdeka hanyalah setengah jalan. Sudah saatnya kita memastikan bahwa pendidikan di Indonesia benar-benar merdeka, agar bangsa ini dapat melangkah lebih percaya diri menuju abad ke-21.

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 162
Previous Post

PKKMB Unmul 2025: Di Balik Pernyataan, Spekulasi dan Kontradiksi di Bawah Bayang Kekuasaan

Next Post

Abdul Rohim: Pemuda Samarinda Harus Jadi Motor Penggerak Kemerdekaan

Zahara

Zahara

Next Post
Abdul Rohim: Pemuda Samarinda Harus Jadi Motor Penggerak Kemerdekaan

Abdul Rohim: Pemuda Samarinda Harus Jadi Motor Penggerak Kemerdekaan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Parkir Liar Truk Gandeng Bikin Resah, Ronal Stephen Lonteng Desak Penindakan Tegas

Parkir Liar Truk Gandeng Bikin Resah, Ronal Stephen Lonteng Desak Penindakan Tegas

26 Mei, 2026
Iswandi Tegaskan Pangkalan Nakal LPG Akan Ditindak, Warga Diminta Aktif Melapor

Iswandi Tegaskan Pangkalan Nakal LPG Akan Ditindak, Warga Diminta Aktif Melapor

26 Mei, 2026
Hasanuddin Mas’ud: Kemendagri Persilakan Hak Angket, Tinggal Ikuti Mekanisme

Hasanuddin Mas’ud: Kemendagri Persilakan Hak Angket, Tinggal Ikuti Mekanisme

25 Mei, 2026
Ancaman Pengangguran akibat PHK Tambang, Sri Puji Astuti Minta Peluang Kerja Baru Diperluas

Ancaman Pengangguran akibat PHK Tambang, Sri Puji Astuti Minta Peluang Kerja Baru Diperluas

25 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Parkir Liar Truk Gandeng Bikin Resah, Ronal Stephen Lonteng Desak Penindakan Tegas

Iswandi Tegaskan Pangkalan Nakal LPG Akan Ditindak, Warga Diminta Aktif Melapor

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.