Samarinda – Sekolah Rakyat Terintegrasi pertama di Kota Samarinda resmi beroperasi dan langsung mendapat perhatian publik. Kehadiran sekolah ini diyakini mampu menjadi pemicu tumbuhnya minat orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke Sekolah Rakyat, terutama di tingkat SD.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menilai langkah ini sebagai terobosan penting dalam dunia pendidikan. Meski sempat muncul keraguan dari sebagian orang tua di tahap awal, ia optimistis kepercayaan itu akan terbangun melalui hasil nyata dari sekolah yang baru dijalankan.
“Sekolah Rakyat Terintegrasi nomor 24 ini sudah launching sebagai yang pertama di Samarinda. Kalau sudah berjalan dan outcomenya bagus, saya kira orang tua akan melihat juga,” ujarnya.
Puji menambahkan, pemerintah telah melengkapi fasilitas sekolah rakyat dengan sarana belajar yang memadai, pembinaan karakter, hingga kegiatan tambahan bernuansa keagamaan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga disebut siap merespons jika ada kebutuhan tambahan agar proses belajar mengajar semakin maksimal.
Menurutnya, konsistensi Pemkot dalam menyiapkan sekolah rakyat akan menjadi modal penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat.
Ia berharap kehadiran sekolah pertama ini bisa menjadi contoh dan role model dalam pengembangan pendidikan inklusif di Samarinda.
“Dengan berjalannya waktu, masyarakat akan melihat keseriusan pemerintah. Pemkot konsisten dan konsekuen dalam menyiapkan Sekolah Rakyat sebagai alternatif pendidikan berkualitas,” pungkasnya. (adv)













