Samarinda – Perbaikan gorong-gorong di sejumlah titik Kota Samarinda menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memicu kemacetan panjang hingga belasan kilometer. Kondisi ini menuai perhatian DPRD Kota Samarinda.
Anggota DPRD Samarinda, Achmad Sukamto, meminta semua pihak agar saling kooperatif sehingga pembangunan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan keresahan.
“Namanya juga pembangunan pasti ada dampaknya. Jadi, dari pihak kontraktor maupun masyarakat perlu menjalin kerja sama yang baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, kontraktor memiliki kewajiban untuk memberikan informasi yang jelas di lapangan, terutama dengan memasang rambu peringatan di sekitar lokasi proyek. Hal ini dinilai penting agar pengendara lebih waspada.
“Minimal ada penjelasan bahwa di titik itu ada pekerjaan, supaya pengendara lebih berhati-hati,” katanya.
Selain itu, Sukamto mengingatkan masyarakat untuk lebih memahami situasi dan tidak mudah tersulut emosi saat menghadapi kemacetan.
Menurutnya, perbaikan ini merupakan investasi jangka panjang bagi kepentingan bersama.
“Kalau untuk masyarakat, ya lebih mengerti. Karena ini pekerjaan untuk kepentingan bersama, jadi harus ada kesabaran,” pungkasnya. (adv)













