Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kepatuhan Pajak Demi Kesejahteraan : Benarkah?

Penulis : Fransiska Enes Oktaviani Awan (Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Mulawarman)

Zahara by Zahara
1 Oktober, 2025
in Kaltim
0
Kepatuhan Pajak Demi Kesejahteraan : Benarkah?

Foto : Fransiska Enes Oktaviani Awan (Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Mulawarman )

FacebookTwitterWhatsapp

Opini – Pasca kenaikan tarif pajak tahun 2025 dan pengesahan RAPBN 2026 timbul keresahan di masyarakat, mulai muncul pertanyaan dan dugaan apakah akan ada kenaikan tarif pajak di tahun 2026 mendatang, melihat belanja negara lebih besar dari pada pendapatan negara.  Namun pemerintah melalui kementerian keuangan menteri Sri Mulyani Indrawati saat rapat kerja bersama komite IV DPD memastikan tidak akan ada kenaikan pajak maupun penambahan jenis pajak baru di tahun 2026. Pemerintah juga menghimbau bahwa kepatuhan pajak akan ditingkatkan, hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan negara.

Saat ini pemerintah sedang mengupayakan peningkatan layanan administrasi publik dan kepatuhan wajib pajak untuk meningkatkan pendapatan negara. Pajak menjadi strategi untuk mewujudkan kesejahteraan, jika masyarakat patuh  membayar pajak maka pendapatan negara meningkat, jika pendapatan negara tinggi maka pemerataan pembangunan dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Namun ini bukan hal yang mudah bagi masyarakat kelas menengah kebawah, menekankan wajib pajak justru menambah beban bagi mereka.

Perlu kita ketahui bahwa pajak merupakan fondasi dalam menciptakan kesejahteraan dimasyarakat melalui pembangunan, bantuan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan data sumber pendapatan negara 2024 pajak menyumbang 82,48%, maka tanpa pemasukan dari pajak program perioritas tidak bisa terlaksana. Sementara itu pendapatan negara yang bersumber dari BUMN hanya menyumbang 3,1%, sangat jauh apabila dibandingkan dengan pajak padahal pemerintah selalu menyuntik modal anggaran kepada BUMN. Maka pajak menjadi satu – satunya harapan nyata sehingga pemerintah selalu menekankan wajib pajak, dengan adanya kepatuhan pajak kita berkontribusi dalam upaya peningkatan kesejahteraan, pembangunan fasilitas umum, dan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat semua berasal dari penghasilan pajak.

Namun apakah dalam proses pengelolaan hasil pajak pemerintah dapat menjaga kepercayaan masyarakat dan memberikan jaminan kesejahteraan kepada masyarakat? Sepanjang negara Indonesia merdeka mayoritas masyarakat selalu membayar pajak, namun mengapa hingga saat ini masih ada sebagian dari masyarakat yang masih malas bahkan enggan membayar pajak rutin dan tepat waktu? Tidak kah pemerintah merenungkan hal ini,  melakukan evaluasi, dan perbaikan sistem perpajakan dengan sungguh – sungguh? Sudahkan pemerintah melakukan pendekatan dan memberikan kesan baik bagi masyarakat ?
Jika pemerintah mau masyarakat patuh dan selalu tepat waktu membayar pajak maka pemerintah harus mampu menjaga kepercayaan publik, menyediakan layanan yang baik, tarif pajak harus adil, harus ada transparansi, manfaatkan hasil pajak untuk program kesejahteraan, dan wujudkan pemerataan pembangunan.

Kurangnya transparansi, minimnya informasi, tingginya tingkat korupsi yang dilakukan oleh pejabat publik, pengalokasian anggaran yang tidak tepat membuat masyarakat malas membayar pajak. Jadi kepatuhan pajak demi kesejahteraan masyarakat adalah benar jika pajak dikelola dengan baik, berkeadilan dan transparan. Sebaliknya kepatuhan pajak demi kesejahteraan masyarakat adalah omong kosong jika pajak tidak dikelola dengan baik dan tidak ada transparnsi.

Menjaga kepercayaan masyarakat sangat penting, jika masyarakat tidak percaya kepada pemerintah bagaimana masyarakat mau patuh membayar pajak. Ditengah tingginya tingkat kemiskinan di Indonesia dan harga kebutuhan pokok yang semakin mahal membuat masyarakat berfikir dua kali untuk patuh membayar pajak terutama kelas menengah kebawah, banyak masyarakat yang masih kesulitan membeli beras karena mahal.

Namun di sisi lain negara menekankan wajib pajak bagi semua kalangan, tidak adil rasanya bagi masyarakat kelas menegah ke bawah ditambah lagi dengan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Disamping masalah ketimpangan sosial terdapat isu korupsi yang dilakukan pejabat publik, pembuatan kebijakan dan program yang kurang memihak bahkan tidak dirasakan oleh masyarakat bisa saja menjadi pertimbangan mengapa masyarakat masih malas membayar pajak.

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 179
Previous Post

Kasus Keracunan Jadi Alarm, Agusriansyah Desak Perubahan Pola MBG

Next Post

DPU Kukar Tegaskan Transparansi Administrasi, Kadis Wiyono Instruksikan Penguatan Pengawasan dan Modernisasi Layanan

Zahara

Zahara

Next Post
DPU Kukar Tegaskan Transparansi Administrasi, Kadis Wiyono Instruksikan Penguatan Pengawasan dan Modernisasi Layanan

DPU Kukar Tegaskan Transparansi Administrasi, Kadis Wiyono Instruksikan Penguatan Pengawasan dan Modernisasi Layanan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Bagi Hasil Dinilai Tak Adil, Pansus LKPJ 2025 Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

Bagi Hasil Dinilai Tak Adil, Pansus LKPJ 2025 Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

27 April, 2026
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis dan jajaran kepengurusan saat memimpin sidang Musancab PDI Perjuangan Kukar.

PDI Perjuangan Kukar Tergetkan 19 Kursi Pemilu 2029, Ananda Pesankan Soliditas dan Kerja Kerakyatan

25 April, 2026
Krisis Guru Samarinda, Novan Soroti Keterbatasan Kewenangan Daerah Dalam Perekrutan

Krisis Guru Samarinda, Novan Soroti Keterbatasan Kewenangan Daerah Dalam Perekrutan

25 April, 2026
Respon Tuntutan Aksi 214, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim, Siap Jalankan Hak Angket

Respon Tuntutan Aksi 214, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Jalankan Hak Angket

24 April, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Bagi Hasil Dinilai Tak Adil, Pansus LKPJ 2025 Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

PDI Perjuangan Kukar Tergetkan 19 Kursi Pemilu 2029, Ananda Pesankan Soliditas dan Kerja Kerakyatan

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.