Samarinda — DPRD Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Teras Samarinda tahap dua.
Proyek strategis yang menjadi salah satu ikon kota ini dibagi ke dalam empat segmen pengerjaan untuk memastikan kualitas konstruksi dan ketepatan waktu penyelesaian.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, mengatakan pembagian proyek menjadi beberapa segmen merupakan langkah strategis. Hal ini memungkinkan proses pengerjaan lebih terfokus dan mudah dikontrol, baik dari segi kualitas maupun progresnya.
“Pembagian proyek ke dalam empat segmen merupakan langkah strategis agar pengerjaan dapat lebih terfokus. Menurut saya, langkah tersebut bukan masalah, selama tidak menyalahi aturan dan tetap mengedepankan transparansi anggaran,” ujarnya (5/10/2025).
Teras Samarinda tahap dua difokuskan pada pelebaran dermaga, pembangunan halte bus, serta penyediaan area khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Proyek ini diharapkan dapat menjadi wajah baru Kota Tepian sekaligus mendukung penataan kawasan strategis kota.
Maswedi menegaskan, masyarakat Samarinda kini menunggu hasil nyata dari pembangunan yang telah menyerap anggaran besar.
Oleh karena itu, DPRD berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat agar proyek tersebut benar-benar memberikan manfaat luas bagi publik.
“Pembangunan Teras Samarinda ini penting karena berada di kawasan padat pengunjung dan menjadi pintu masuk bagi pendatang melalui pelabuhan,” tambahnya.
Ia juga mendukung langkah pemkot dalam mempercepat penataan kota seiring dengan posisi Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek ini diharapkan mampu menampilkan citra positif kota dan menjadi daya tarik baru.
“Kami berharap pembangunan tersebut dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Desember 2025. Dengan perencanaan yang baik dan pelaksanaan yang disiplin, fasilitas publik ini diyakini akan menjadi simbol kemajuan sekaligus kebanggaan bagi Kota Tepian,” pungkasnya. (adv)













