BUSANG – Plt Camat Busang Antonius, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur Mahyunadi atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Long Bentuq. Apresiasi ini disampaikan saat Mahyunadi melakukan peninjauan langsung kondisi jalan di Desa Long Bentuq yang mengalami kerusakan parah. Tak lupa, Antonius pun menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan harapan pembangunan jembatan di daerah Sentosa.
“Saya sudah menyampaikan usulan pembangunan jembatan di Sentosa kepada Pak Wabup. Dan Alhamdulillah, beliau menyampaikan bahwa tahun ini akan dilaksanakan pembangunan jembatan gantung dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar,” papar Antonius.
Sementara itu, Mahyunadi menekankan pentingnya percepatan perbaikan jalan. Ia menegaskan, jika jalan belum bisa tertangani melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maka pihak perusahaan harus ikut turun tangan.
“Saya ingin masyarakat bisa menggunakan akses jalan dengan mudah. Karena itu, saya minta jalan yang belum tertangani APBD agar dikerjakan dengan gerakan cepat atau gercep,” tegas Mahyunadi saat menghadiri rapat bersama Pemerintah Desa Long Bentuq dan sejumlah perusahaan.
Instruksi tersebut disampaikan Mahyunadi berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT), yang mewajibkan perusahaan di sektor sumber daya alam untuk melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Turut hadir dalam peninjauan tersebut sejumlah perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Busang, antara lain PT HPM, PT Sawah, dan PT PBA. Ketiganya menyatakan komitmen mereka untuk membantu perbaikan jalan sesuai mekanisme dan melalui pengajuan proposal resmi.
Sebagai tindak lanjut, Mahyunadi menyampaikan bahwa setelah jalan diperbaiki sementara oleh perusahaan, masyarakat dapat mengusulkan program betonisasi melalui APBD Kabupaten Kutai Timur. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













