Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Masyarakat Adat Paser Tolak Perpanjangan HGU PT PTPN IV, Desak Pengembalian Tanah Leluhur

Zahara by Zahara
10 November, 2025
in Kaltim
0
Masyarakat Adat Paser Tolak Perpanjangan HGU PT PTPN IV, Desak Pengembalian Tanah Leluhur

Foto : Masyarakat Adat Paser Awa Kain Naket Bolum Saat Melakukan Pernyataan Sikap Sehabis Kegiatan RDP Bersama Pihak PT PTPN IV Yang Dimediasi Oleh Pihak DPRD Kaltim. (Dok.Mujahid)

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda — Gedung DPRD Kalimantan Timur pada Senin (10/11/25) dipenuhi suara lantang masyarakat adat Paser yang tergabung dalam Kelompok Awa Kain Naket Bolum. Mereka datang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menyampaikan penolakan total terhadap rencana perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT PTPN IV Regional V, perusahaan pelat merah yang telah lama mengelola perkebunan sawit di Kabupaten Paser.

Bagi masyarakat adat, perpanjangan izin tersebut bukan hanya urusan administratif, melainkan ancaman terhadap kelangsungan hidup dan identitas budaya mereka. Mereka menilai kehadiran PT PTPN IV selama puluhan tahun tidak membawa kesejahteraan, melainkan meninggalkan luka sosial dan ekologis yang mendalam.

“Sudah cukup kami menanggung ketidakadilan. Lahan adat kami diambil tanpa kejelasan, dan kini mereka ingin memperpanjang izin lagi. Kami menolak keras,” tegas Titus, tokoh adat dari Desa Lembok, Kecamatan Long Ikis, di hadapan anggota DPRD Kaltim.

Menurut Titus, sejak awal berdirinya perkebunan tersebut, proses penguasaan lahan dilakukan dengan cara-cara yang merugikan masyarakat. Banyak warga mengaku ditekan untuk menyerahkan tanah tanpa pemahaman memadai dan tanpa kompensasi yang sebanding.

“Tidak ada transparansi, tidak ada kesejahteraan. Justru kami yang kehilangan segalanya,” lanjutnya.

Selain itu, masyarakat adat juga menyoroti tindakan kriminalisasi terhadap warga yang menjalankan ritual adat di tanah leluhur mereka.

“Ketika kami berdoa di tanah sendiri, kami justru diperlakukan seperti pelaku kriminal,” ucap Titus dengan nada getir.

Dua warga, yakni Syahrul M dari Desa Lombok dan Alu Herman dari Desa Paser Mayang, baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian setelah dilaporkan oleh PT PTPN IV. Peristiwa ini dianggap sebagai bentuk ketidakadilan hukum yang memperdalam luka lama masyarakat adat.

Dalam forum tersebut, Awa Kain Naket Bolum menyampaikan empat poin tuntutan resmi kepada DPRD Kalimantan Timur dan pemerintah pusat sebagai sikap kolektif masyarakat adat Paser:

1. Menolak perpanjangan HGU PT PTPN IV Regional V di Desa Lombok, Desa Pait, Desa Sawit Jaya, dan Desa Paser Mayang.
2. Mendesak Kementerian ATR/BPN segera menuntaskan konflik agraria dan menyerahkan tanah eks kebun inti kepada masyarakat adat untuk dikelola secara komunal.
3. Meminta Kepolisian RI, Polda Kaltim, dan Polres Paser menghentikan proses hukum terhadap dua warga adat yang dikriminalisasi karena memperjuangkan tanah mereka.
4. Menuntut pemerintah menjamin perlindungan hak asasi manusia masyarakat adat, termasuk hak atas tanah, budaya, dan kelangsungan generasi penerus.

Perjuangan panjang masyarakat adat Paser ini telah berlangsung selama beberapa dekade tanpa kepastian penyelesaian. Mereka berharap RDP kali ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi awal dari langkah nyata negara mengembalikan keadilan yang telah lama dirampas.

“Tanah bagi kami bukan sekadar sumber hidup, tapi juga jiwa dan sejarah. Jika tanah hilang, maka kami kehilangan segalanya,” tutup Titus dengan suara bergetar. (Mujahid)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 167
Previous Post

Maulid Nabi di Bengalon Jadi Ruang Kebersamaan dan Refleksi Keteladanan Rasul

Next Post

Polisi Kutim Keliling Pasar dan Jalan Raya, Edukasi Warga Tentang Keselamatan

Zahara

Zahara

Next Post
Polisi Kutim Keliling Pasar dan Jalan Raya, Edukasi Warga Tentang Keselamatan

Polisi Kutim Keliling Pasar dan Jalan Raya, Edukasi Warga Tentang Keselamatan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Parkir Liar Truk Gandeng Bikin Resah, Ronal Stephen Lonteng Desak Penindakan Tegas

Parkir Liar Truk Gandeng Bikin Resah, Ronal Stephen Lonteng Desak Penindakan Tegas

26 Mei, 2026
Iswandi Tegaskan Pangkalan Nakal LPG Akan Ditindak, Warga Diminta Aktif Melapor

Iswandi Tegaskan Pangkalan Nakal LPG Akan Ditindak, Warga Diminta Aktif Melapor

26 Mei, 2026
Hasanuddin Mas’ud: Kemendagri Persilakan Hak Angket, Tinggal Ikuti Mekanisme

Hasanuddin Mas’ud: Kemendagri Persilakan Hak Angket, Tinggal Ikuti Mekanisme

25 Mei, 2026
Ancaman Pengangguran akibat PHK Tambang, Sri Puji Astuti Minta Peluang Kerja Baru Diperluas

Ancaman Pengangguran akibat PHK Tambang, Sri Puji Astuti Minta Peluang Kerja Baru Diperluas

25 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Parkir Liar Truk Gandeng Bikin Resah, Ronal Stephen Lonteng Desak Penindakan Tegas

Iswandi Tegaskan Pangkalan Nakal LPG Akan Ditindak, Warga Diminta Aktif Melapor

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.