
SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur menyikapi penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan optimisme. Keyakinan ini dilandasi rekam jejak pengelolaan pembangunan yang efektif sejak masa awal pemekaran daerah.
Kristian Hasmadi menyatakan bahwa kondisi anggaran saat ini justru harus menjadi momentum untuk berinovasi dan memaksimalkan setiap sumber daya yang ada. Ia mengingatkan semua pihak pada periode awal pembentukan Kabupaten Kutai Timur, di mana kapasitas anggaran lebih terbatas namun pembangunan tetap dapat dilaksanakan.
“Pasti bisa kita maksimalkan, karena waktu dulu di waktu usia Kutai Timur masih awal-awal, anggaran tidak banyak juga tapi bisa dikelola,” ujar Hasmadi.
Menurutnya, filosofi pembangunan menegaskan bahwa besaran nominal anggaran bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan. Aspek yang jauh lebih penting justru terletak pada efektivitas, efisiensi, dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan setiap program dan kegiatan pemerintah daerah.
Kunci keberhasilan pengelolaan anggaran, seperti dijelaskan Hasmadi, adalah memastikan setiap program dan proyek benar-benar menyentuh kebutuhan pokok masyarakat serta ditargetkan dengan tepat sasaran kepada kelompok penerima manfaat yang membutuhkan.
“Asalkan program betul-betul kena tepat sasaran,” tegasnya.
Pernyataan ini juga menggarisbawahi pentingnya perencanaan yang matang, komprehensif, dan partisipatif, serta kajian mendalam berbasis bukti sebelum program diimplementasikan. Dalam situasi anggaran saat ini, prinsip prioritas yang ketat dan selektif menjadi hal mutlak yang harus diterapkan.
Optimisme yang disampaikan diharapkan dapat membangkitkan semangat kolektif seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat Kutai Timur. Kolaborasi yang solid dan sinergis antara pemerintah dengan warga dinilai akan menjadi faktor pengungkit yang mampu mengoptimalkan pembangunan daerah.
Dengan kembali kepada prinsip ketepatan sasaran dan efisiensi sebagaimana semangat awal pembangunan, Kutai Timur diharapkan dapat terus bergerak maju dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat. (ADV)













