
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengedepankan pendekatan terintegrasi dalam menangani permasalahan banjir sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Kolaborasi antar dinas teknis diharapkan dapat menghasilkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Pandi Widiarto dari Komisi C DPRD Kutai Timur menyoroti program penanganan banjir di kawasan Renase sebagai contoh nyata dari integrasi ini. Menurutnya, program tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi memiliki keterkaitan erat dengan upaya peningkatan infrastruktur transportasi. “Program penaganan banjir seprti renase itu beriirngan dengan pembagunan jalan,” ujar Widiarto.
Pernyataan ini mengindikasikan adanya sinergi kebijakan yang dirancang untuk menangani dua masalah sekaligus dalam satu paket program yang terpadu. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan menangani setiap permasalahan secara terpisah, sekaligus mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah.
Widiarto menyampaikan keyakinannya terhadap kapasitas dinas teknis dalam merancang dan melaksanakan program yang terintegrasi ini. Koordinasi yang baik antar dinas terkait menjadi kunci keberhasilan implementasi di lapangan. “Saya pikir dinas teknis punya strategi dan perencanaan yang baik soal itu,” tambahnya.
Optimisme ini menunjukkan adanya kepercayaan antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menjalankan program-program pembangunan. Dukungan dari DPRD menjadi penting untuk memastikan kelancaran proses anggaran dan pengawasan pelaksanaan, serta mempercepat realisasi program di masyarakat.
Dengan integrasi program penanganan banjir dan pembangunan jalan, diharapkan dapat tercapai efisiensi dalam penggunaan anggaran dan waktu pengerjaan. Masyarakat pun akan merasakan manfaat ganda dari teratasinya genangan banjir sekaligus terbukanya akses transportasi yang lebih baik. Pendekatan ini juga meminimalisir gangguan akibat pekerjaan konstruksi yang dilakukan secara terpisah.
Kebijakan terpadu ini diharapkan dapat menjadi model bagi penanganan permasalahan infrastruktur di wilayah-wilayah lainnya di Kutai Timur, menciptakan pembangunan yang lebih terencana dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan program terintegrasi di kawasan Renase diharapkan dapat direplikasi di daerah lain yang menghadapi tantangan serupa, sehingga pembangunan infrastruktur di Kutai Timur dapat berjalan lebih sistematis dan menyeluruh.













