SAMARINDA — Di bawah langit Samarinda yang cerah, deretan bibit pohon buah tersusun rapi di halaman Kantor Kecamatan Sambutan, Rabu (7/1/2026). Bagi sebagian orang, itu mungkin sekadar bibit. Namun bagi Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, setiap batang kecil itu menyimpan harapan panjang—tentang pangan, kesehatan, dan masa depan lingkungan.
Melalui gerakan Merawat Pertiwi bertajuk “Hijaukan Pertiwi, Tumbuhkan Sejuta Harapan”, Ananda kembali turun langsung menyerahkan bantuan bibit pohon buah kepada warga. Kecamatan Sambutan menjadi titik terbaru dari rangkaian panjang gerakan lingkungan yang telah ia gulirkan di berbagai wilayah Samarinda.
“Gerakan ini sederhana, tapi maknanya besar. Kita ingin mengajak masyarakat menanam hari ini, agar anak cucu kita bisa menikmati hasilnya di masa depan,” ujar Ananda dalam sambutannya.
Ia menegaskan, Merawat Pertiwi bukan sekadar program seremonial, melainkan usaha untuk membangun kesadaran lingkungan dari tingkat paling dasar—keluarga dan lingkungan tempat tinggal.
“Saya percaya perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Menanam satu pohon hari ini adalah investasi jangka panjang untuk pangan, udara bersih, dan kesehatan masyarakat,” katanya.
Gerakan Merawat Pertiwi sebelumnya telah menjangkau Samarinda Utara, Palaran, Samarinda Ilir, Sungai Kunjang, hingga Sungai Pinang. Total bibit yang disalurkan telah mencapai sekitar 88.000 bibit pohon buah, hasil kolaborasi antara warga dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur.
Ananda menyebut Sambutan memiliki potensi besar untuk menjadi kawasan hijau produktif jika masyarakat mau merawat tanaman yang diberikan.
“Bibit ini bukan hanya untuk ditanam, tapi untuk dirawat bersama. Kalau kita jaga dengan baik, lima sampai sepuluh tahun ke depan, warga bisa memetik buahnya sendiri. Ini soal kemandirian pangan dan keberlanjutan,” jelasnya.
Menurut Ananda, pohon buah dipilih karena memiliki manfaat ganda—menghijaukan lingkungan sekaligus memberi nilai ekonomi dan gizi bagi keluarga.
“Lingkungan hijau membuat hidup lebih sehat. Kalau ada buah di halaman rumah, anak-anak kita tumbuh dengan makanan yang lebih baik,” tambahnya.
Camat Sambutan,Norbaiti Zarta, menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi konsistensi Ananda dalam mengawal gerakan lingkungan.
“Hari ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ananda Emira Moeis dan juga Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur atas bantuan bibit pohon buah yang diserahkan langsung ke Kecamatan Sambutan,” ujarnya.
Bibit tersebut akan dibagikan ke lima kelurahan di Kecamatan Sambutan, menjangkau sejumlah RT dengan jumlah dan jenis yang cukup beragam.
“Jumlahnya sangat banyak dan jenisnya juga beragam. Ini sangat bermanfaat bagi warga kami,” kata Norbati.
Ia berharap masyarakat tidak hanya menerima, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab untuk merawat dan menjaga tanaman tersebut.
“Kami berharap warga bisa menanam, merawat, dan menjaga pohon-pohon ini. Insyaallah ke depan bisa menikmati hasilnya. Harapan kami, bumi pertiwi semakin hijau dan kesehatan masyarakat juga semakin baik,” pungkasnya.













