Penajam Paser Utara —Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa konsolidasi partai yang digelar DPC PDI Perjuangan Penajam Paser Utara (PPU) melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab), Sabtu (11/4/2026), tidak semata-mata berfokus pada penataan struktur organisasi.
Menurutnya, penguatan kelembagaan partai harus diiringi dengan penguatan soliditas kader di semua tingkatan, sehingga mampu bergerak secara kolektif dalam menjalankan agenda politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia menilai, konsolidasi yang efektif adalah konsolidasi yang mampu menyatukan energi kader, mulai dari tingkat pengurus hingga akar rumput, dalam satu gerak yang sama—yakni kerja gotong royong dan kerja kerakyatan.
“Konsolidasi ini bukan sekadar menyusun struktur, tetapi bagaimana seluruh kader bisa solid, bergerak bersama, dan menghidupkan semangat gotong royong dalam kerja-kerja partai,” ujarnya.
Lebih jauh, Ananda menekankan bahwa keberadaan partai politik harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui program-program nyata. Ia mengingatkan, kekuatan politik tidak hanya ditentukan oleh jumlah kader atau struktur yang lengkap, tetapi oleh sejauh mana partai mampu menjawab kebutuhan riil warga.
“Yang paling penting adalah bagaimana program kerakyatan itu benar-benar berjalan dan memberikan manfaat kesejahteraan langsung bagi masyarakat PPU,” tegasnya.
Dalam pandangannya, keberhasilan konsolidasi akan tercermin dari meningkatnya kepercayaan publik terhadap partai. Hal ini, kata dia, menjadi modal penting untuk menghadapi kontestasi politik ke depan, khususnya Pemilu 2029.
Ananda pun secara terbuka menyampaikan harapannya agar PDI Perjuangan di PPU mampu meningkatkan capaian elektoralnya. Ia optimistis, dengan mesin partai yang semakin solid dan kerja lapangan yang terarah, peluang untuk menambah kursi legislatif terbuka lebar.
“Harapannya tentu kita bisa menambah perolehan kursi di DPRD. Bahkan ke depan, PDI Perjuangan di PPU bisa kembali menempatkan kadernya sebagai unsur pimpinan DPRD PPU, kembalikan kursi yang hilang dan tambahkan,” pungkasnya. (Mujahid).













