Bontang – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Safuad, melaksanakan kegiatan BESEMPEKAT sebagai bagian dari agenda penyerapan aspirasi (reses) di daerah pemilihan tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, (8/4/2026), pukul 11.00 WITA di Jalan Selat Badung, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan.
Forum BESEMPEKAT ini menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus berfungsi sebagai jembatan penghubung antara kebutuhan riil warga dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Safuad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmennya untuk memastikan aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga diperjuangkan dalam kebijakan.
“BESEMPEKAT ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk turun langsung mendengar dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Safuad.
Ia menekankan bahwa setiap masukan dari warga akan menjadi bahan penting dalam pembahasan program pembangunan di tingkat provinsi.
“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang lahir benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Thomas Pali, menyoroti pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Menurutnya, forum seperti BESEMPEKAT menjadi sarana strategis untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemerintah.
“Partisipasi masyarakat adalah kunci dalam pembangunan yang berkelanjutan. Melalui forum seperti ini, kita bisa memastikan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berbasis pada kebutuhan masyarakat,” ujar Thomas.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi dua arah agar tidak terjadi kesenjangan antara kebijakan dan kondisi di lapangan.
“Sering kali ada jarak antara kebijakan dan realitas. BESEMPEKAT ini menjadi cara untuk menjembatani hal tersebut,” lanjutnya.
Moderator Suwandi turut mengarahkan jalannya diskusi agar tetap kondusif dan fokus pada substansi. Ia mendorong warga untuk menyampaikan aspirasi secara jelas dan konstruktif.
“Forum ini adalah ruang bersama. Sampaikan kebutuhan secara konkret agar bisa ditindaklanjuti dengan baik,” kata Suwandi.
Melalui kegiatan ini, Safuad berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah semakin kuat, sehingga kebijakan yang dihasilkan ke depan lebih responsif, inklusif, dan tepat sasaran bagi masyarakat Kalimantan Timur. (Mujahid)













