Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Sektor Kuliner Jadi Penyumbang Pajak Terbesar Samarinda, Capai Rp40 Miliar di Awal 2026

Zahara by Zahara
7 April, 2026
in Advedtorial, Diskominfo Samarinda
0
Sektor Kuliner Jadi Penyumbang Pajak Terbesar Samarinda, Capai Rp40 Miliar di Awal 2026

Foto : Kulineran Samarinda

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Sektor usaha makan dan minum mendominasi penerimaan pajak daerah Kota Samarinda pada triwulan pertama 2026. Dalam periode Januari hingga Maret, kontribusi dari sektor kuliner ini mencapai sekitar Rp40 miliar, melampaui sektor-sektor lainnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda, Cahya Ernawan, menyebut angka tersebut berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor makan dan minum, meski masih bersifat sementara dan menunggu proses rekonsiliasi lanjutan.

“Pada triwulan pertama, kontribusi terbesar berasal dari PBJT sektor makan dan minum sekitar Rp40 miliar. Data tersebut masih bersifat sementara,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Angka ini naik signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sekitar Rp34,8 miliar. Peningkatan tersebut dinilai sebagai cerminan tingginya aktivitas konsumsi masyarakat, khususnya di sektor kuliner. Bahkan jika dihitung dari tarif pajak sebesar 10 persen, total omzet usaha makan dan minum di Samarinda selama tiga bulan pertama diperkirakan menyentuh angka Rp400 miliar.

“Jika pajak 10 persen menghasilkan Rp40 miliar, maka omzet sektor ini diperkirakan sekitar Rp400 miliar,” jelas Cahya.

Di luar sektor kuliner, sejumlah jenis pajak lain juga mencatatkan kontribusi yang tidak kecil. Pajak tenaga listrik menyumbang Rp39 miliar, diikuti opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp25 miliar, opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp21,3 miliar, serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sekitar Rp21,12 miliar.

Meski tren penerimaan pajak terus positif, Bapenda mengakui tantangan kepatuhan pelaporan masih menjadi pekerjaan rumah. Sistem perpajakan yang berlaku saat ini masih berbasis self assessment, di mana pelaku usaha melaporkan sendiri omzet yang diperoleh. Kondisi ini membuka celah ketidakakuratan yang perlu diawasi.

“Tidak semua pelaporan dilakukan secara tepat, sehingga perlu dilakukan pengawasan dan teguran apabila ditemukan ketidaksesuaian,” tegas Cahya.

Sebagai langkah penguatan pengawasan, Bapenda telah memasang alat perekam transaksi di sejumlah hotel, restoran, dan kafe. Namun dari sisi cakupan, alat yang terpasang baru sekitar 100 unit dan belum menjangkau seluruh tempat usaha.

Upaya digitalisasi perpajakan juga terus didorong, salah satunya melalui kemudahan pembayaran PBB secara daring menggunakan QRIS maupun virtual account.

Cahya menegaskan, pajak dari sektor makan dan minum sejatinya bukan beban pelaku usaha, melainkan kewajiban konsumen yang dipungut dan disetorkan oleh pelaku usaha kepada pemerintah. Dana yang terkumpul pun akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.

“Dana pajak akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan jalan, penerangan, dan fasilitas umum lainnya,” pungkasnya.(adv/nr)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 101
Previous Post

BESEMPEKAT di Loa Bakung, Ananda Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat

Next Post

Belum Diputuskan, Pemkot Samarinda Masih Kaji Wacana WFH ASN Setiap Jumat

Zahara

Zahara

Next Post
Belum Diputuskan, Pemkot Samarinda Masih Kaji Wacana WFH ASN Setiap Jumat

Belum Diputuskan, Pemkot Samarinda Masih Kaji Wacana WFH ASN Setiap Jumat

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Wacana Penertiban POM Mini di Samarinda Mandek, Iswandi: Sudah 3 Tahun Tanpa Realisasi

Wacana Penertiban POM Mini di Samarinda Mandek, Iswandi: Sudah 3 Tahun Tanpa Realisasi

6 Mei, 2026
Ismail Latisi: Sekolah Saja Tak Cukup, Pelajar Harus Perkaya Skill

Ismail Latisi: Sekolah Saja Tak Cukup, Pelajar Harus Perkaya Skill

6 Mei, 2026
Kurikulum Baru Hadirkan Deep Learning dan Mulok, Novan Soroti Kendala Krisis Tenaga Pengajar

Kurikulum Baru Hadirkan Deep Learning dan Mulok, Novan Soroti Kendala Krisis Tenaga Pengajar

6 Mei, 2026
Pemerataan Sapras Sekolah Belum Optimal, Novan Fokuskan Perhatian ke Wilayah Pinggiran

Pemerataan Sapras Sekolah Belum Optimal, Novan Fokuskan Perhatian ke Wilayah Pinggiran

6 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Wacana Penertiban POM Mini di Samarinda Mandek, Iswandi: Sudah 3 Tahun Tanpa Realisasi

Ismail Latisi: Sekolah Saja Tak Cukup, Pelajar Harus Perkaya Skill

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.