Kutai Kartanegara – Suasana semarak langsung terasa sejak awal pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang dilaksanakan pada Sabtu (25/4/2026), di Gedung Puteri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.
Acara dibuka dengan rangkaian hiburan yang meriah, menghadirkan penampilan band lokal yang membakar semangat kader, serta pergelaran fashion show khas Tenggarong yang menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas generasi muda daerah.
Sorak tepuk tangan dan pekikan merdeka menunjukkan antusiasme peserta menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat sekaligus penuh energi.
Perpaduan antara nuansa budaya dan semangat politik kerakyatan ini menjadi pembuka yang kuat sebelum memasuki agenda utama konsolidasi partai.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa pelaksanaan Musancab merupakan amanah dari Kongres VI PDI Perjuangan 2025 serta Rakernas I PDI Perjuangan 2026.
Ia menekankan pentingnya soliditas internal partai, khususnya di Kukar, dengan mengajak seluruh kader untuk merapatkan barisan dan bergerak dalam satu irama.

“Solid, rapatkan barisan. Gerak langkah harus sama, sama rasa, sama asa. Kalau satu susah, harus dirasakan bersama, begitu juga kalau senang,” tegasnya.
Ananda menyebut, terdapat dua fokus utama konsolidasi yang harus dijalankan. Pertama, konsolidasi elektoral untuk menghadapi Pemilu 2029, mulai dari penguatan organisasi, persiapan calon legislatif, hingga saksi.
“Kedua yang paling penting adalah konsolidasi kerja-kerja kerakyatan. Kader harus turun ke masyarakat, dengar keluhan mereka, dan carikan solusi,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa PDI Perjuangan di Kukar memiliki peta kekuatan struktural yang lengkap.
“Ada yang menjabat di eksekutif, legislatif, hingga struktur partai, sehingga mereka harus memanfaatkan dan harus mampu benar-benar menjangkau kebutuhan masyarakat hingga ke akar rumput,” imbaunya.
Selain itu, Wakil Ketua II DPRD Kaltim tersebut menyinggung dampak kondisi ekonomi dan politik nasional yang turut dirasakan daerah dalam hal ketersediaan ruang fiskal.
“Hal ini juga berdampak kalo tidak salah APBD Kukar juga menurun, Maka kader PDI perjuangan di Kukar harus turun untuk menyuarakan program-program yang memang tepat sasaran untuk masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar, sekaligus Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, menjelaskan bahwa Musancab kali ini juga menjadi momentum penyegaran struktur pengurus anak cabang (PAC) di 20 kecamatan.
“Ada yang tetap, ada juga yang sudah beberapa kali memimpin di PAC kita naikkan ke DPC, dan digantikan kader-kader baru. Mayoritas juga diisi anak-anak muda,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran wajah baru di struktur partai diharapkan mampu menghadirkan semangat baru bagi PDI Perjuangan di Kukar.
“Kita di sini, di rumah kita, kandang banteng Kutai Kartanegara. Harapannya ini bisa menambah semangat baru,” katanya.
Rendi juga menegaskan bahwa DPC PDI Perjuangan Kukar terbuka bagi semua kalangan, termasuk generasi muda seperti Gen Z dan Generasi Alpha, agar lebih peduli terhadap politik dan kebijakan daerah.
“Kita akan terbuka untuk semua golongan, terutama generasi muda agar mereka peduli dengan politik,” ujarnya.
Wakil Bupati Kukar ini juga menegaskan bahwa, PDI Perjuangan bukanlah partai transit dan menolak praktik “politik dua kaki”. Karena itu, seluruh kader diminta aktif turun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Kita ini bukan partai transit, kita anti politik dua kaki. Semua kader harus turun, sapa masyarakat, berikan solusi,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan akar rumput menjadi kunci utama dalam meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
“Bukan sekadar rivalitas, tapi bagaimana kita memperkuat akar rumput. Itu kunci pemenangan,” katanya.
Rendi optimistis dengan kekuatan yang dimiliki saat ini, PDI Perjuangan mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif di Kukar. Pada Pemilu 2024, partai tersebut meraih 16 kursi, dan menargetkan peningkatan menjadi 19 kursi pada 2029.
“Kami sangat optimis. Dengan skema apapun, PDI Perjuangan siap untuk 2029,” pungkasnya












