Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Komisi II DPRD Samarinda Desak Transparansi Distribusi Kios Pasar Pagi

Zahara by Zahara
1 Mei, 2026
in Advedtorial, DPRD Samarinda
0
Komisi II DPRD Samarinda Desak Transparansi Distribusi Kios Pasar Pagi

Foto : Iswandi Ketua Komisi II DPRD Samarinda.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Proses penataan dan distribusi kios Pasar Pagi yang telah memasuki tahap kelima menjadi sorotan Komisi II DPRD Samarinda.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menekankan pentingnya transparansi data penerima kios guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.

Menurutnya, dari total 2.438 kunci kios yang telah diserahkan kepada pedagang oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, DPRD hingga kini belum menerima data rinci penerima.

“Kita minta data dari 2.438 kunci yang sudah dibagikan, siapa saja yang menerima. Ini penting supaya kita bisa sama-sama mengawasi,” ujar Iswandi, Jumat (1/5/2026)

Ia menegaskan, keterbukaan data diperlukan untuk memastikan kios benar-benar diberikan kepada pedagang yang berhak, sekaligus menghindari persepsi negatif di masyarakat.

“Supaya ini benar-benar diterima oleh yang berhak, tidak ada lagi anggapan ada permainan,” tegasnya.

Selain itu, DPRD juga meminta kejelasan batas waktu (deadline) bagi para penerima kios untuk mulai menempati dan beraktivitas. Hal ini dinilai penting agar fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran besar dari APBD tidak terbengkalai.

“Kita juga minta kejelasan, setelah kunci diserahkan, kapan kios itu harus ditempati. Kalau tidak sesuai deadline, apa konsekuensinya,” katanya.

Iswandi menegaskan, Pasar Pagi Samarinda tidak boleh menjadi ajang investasi bagi pihak tertentu yang membeli kios hanya untuk diperjualbelikan kembali tanpa aktivitas usaha.

“Ini bukan tempat orang berinvestasi beli kios lalu dijual lagi. Ini tempat orang mencari nafkah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pasar sangat ditentukan oleh aktivitas pedagang yang benar-benar berjualan, bukan sekadar memiliki kios.

“Supaya pasar ramai, yang dikumpulkan harus pedagang yang memang mau berjualan. Bukan yang punya kios tapi tidak ditempati lalu diperjualbelikan, itu tidak benar,” lanjutnya.

Terkait data distribusi kios dari tahap pertama hingga keempat, Iswandi juga mengkritisi penyampaian data oleh Disdag yang dinilai masih bersifat umum dan belum detail.

“Selama ini kita hanya diberi data umum. Misalnya sekian kunci sudah diserahkan, tapi siapa penerimanya tidak jelas. Kita minta by name, lebih rinci,” ungkapnya.

Ia menyebut permintaan data tersebut telah disampaikan berulang kali sejak awal pembahasan, namun hingga kini belum dipenuhi dengan alasan harus mendapatkan izin dari Wali Kota.

“Alasannya harus izin wali kota. Padahal kita ini minta untuk transparansi dan akuntabilitas. Masa minta data saja harus izin,” katanya.

Menurut Iswandi, kondisi tersebut menunjukkan belum selarasnya komitmen transparansi antara pimpinan daerah dengan pelaksanaan di lapangan.

“Kalau datanya benar, tidak masalah dibuka. Kita juga tidak akan mempublikasikan sembarangan, ini untuk kepentingan pengawasan,” tegasnya.

Ia kembali menekankan bahwa akses data merupakan bagian penting dalam menjalankan fungsi pengawasan DPRD. Tanpa data yang valid dan lengkap, proses pengawasan dikhawatirkan tidak berjalan optimal.

“Ini kembali lagi, kita mau mengawasi bagaimana kalau datanya tidak valid atau tidak diberikan,” pungkasnya. (Adv/Mj)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 82
Previous Post

Tak Cukup Parkir Berlangganan, Samri Usul Solusi Konkret Jukir Liar

Zahara

Zahara

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Komisi II DPRD Samarinda Desak Transparansi Distribusi Kios Pasar Pagi

Komisi II DPRD Samarinda Desak Transparansi Distribusi Kios Pasar Pagi

1 Mei, 2026
Tak Cukup Parkir Berlangganan, Samri Usul Solusi Konkret Jukir Liar

Tak Cukup Parkir Berlangganan, Samri Usul Solusi Konkret Jukir Liar

1 Mei, 2026
ODOL Kian Merajalela, DPRD Samarinda Dorong Penegakan Aturan Lebih Ketat

ODOL Kian Merajalela, DPRD Samarinda Dorong Penegakan Aturan Lebih Ketat

1 Mei, 2026
Pledoi Dibacakan, PH Minta Empat Terdakwa Kasus Molotov Dibebaskan

Pledoi Dibacakan, PH Minta Empat Terdakwa Kasus Molotov Dibebaskan

1 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Komisi II DPRD Samarinda Desak Transparansi Distribusi Kios Pasar Pagi

Tak Cukup Parkir Berlangganan, Samri Usul Solusi Konkret Jukir Liar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.