Samarinda – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda memastikan pelaksanaan program tahun anggaran 2026 masih berjalan sesuai target. Hingga pertengahan tahun, serapan anggaran telah mencapai sekitar 31 persen dan diproyeksikan terealisasi optimal hingga akhir tahun.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda, Mochammad Arif Surochman, menyampaikan hal itu usai Rapat Hearing Komisi IV DPRD Kota Samarinda bersama Dinsos Kota Samarinda mengenai progres kegiatan tahun 2026 dan rencana kegiatan tahun 2027, Selasa (14/7/2026), di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Kota Samarinda.
Menjawab pertanyaan mengenai realisasi anggaran, Arif menyebut capaian serapan masih berada pada jalur yang direncanakan.
“Serapan anggaran di, hampir di, hampir 30 sekian persen, 31 ya tadi ya?,” ujar arif.
Setelah dikonfirmasi stafnya, angka tersebut dipastikan sekitar 31 persen.
Menurut Arif, belum ada kendala khusus yang menghambat pelaksanaan kegiatan.
“Kalau, sebenarnya kalau kendala secara khusus tidak ada. Ini kan baru di, baru di tengah tahun kan kemarin. Jadi, untuk serapan anggaran kita on the track aja semuanya, tidak ada masalah untuk serapan anggaran. Insyaallah sampai akhir tahun terealisasi,” lanjutnya.
Selain itu, ia memastikan anggaran penanggulangan bencana tidak mengalami pengurangan pada tahun ini.
Namun, belanja logistik dilakukan sesuai kebutuhan karena stok bantuan dari tahun sebelumnya masih tersedia.
“Eh, tidak ada. Cuma kan kita baru gunakan anggaran itu pada saat ada bencana,” katanya.
Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar logistik bantuan tidak kedaluwarsa.
“Jadi, kita berharap tidak terjadi bencana, tapi kita juga melakukan mitigasi dengan nanti membelikan kebutuhan-kebutuhan apabila terjadi bencana. Tapi, stok kami di tahun lalu masih mencukupi. Jadi, kita belum membelanjakan,” sambungnya.
Arif juga menegaskan kebijakan efisiensi anggaran tidak berdampak signifikan terhadap program Dinsos.
“Kalau kita enggak, enggak ada sih. Maksudnya enggak ada dampak karena kan tetap menjadi prioritas ya… kegiatan bansos kita tetap ada, semua kegiatan tetap ada,” pungkasnya. (Iqbal Al-Fiqri)













