SAMARINDA – Kabar duka datang dari Kalimantan Timur. Mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Andi Harahap, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 20.35 Wita.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, sahabat, hingga para tokoh politik di Kalimantan Timur yang mengenal sosoknya sebagai birokrat dan politisi senior.
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mewakili unsur pimpinan DPRD Kaltim, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Andi Harahap. Menurutnya, Kalimantan Timur kehilangan salah satu tokoh yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita semua merasa kehilangan. Beliau adalah sosok senior di dunia politik Kalimantan Timur yang disegani, memiliki prinsip yang kuat, pribadi yang hangat, dan tidak pernah pelit dalam membagikan ilmu maupun pengalaman,” ujar Ananda, Rabu malam.
Semasa hidupnya, Andi Harahap dikenal sebagai figur yang mengabdikan sebagian besar perjalanan kariernya untuk melayani masyarakat, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kalimantan Timur.
Selain pernah menjabat sebagai Bupati Penajam Paser Utara, almarhum juga dipercaya menjadi anggota DPRD Kalimantan Timur periode 2019–2024 dari Daerah Pemilihan Penajam Paser Utara dan Paser melalui Partai Golkar.
Ananda menilai dedikasi Andi Harahap, baik saat memimpin di pemerintahan maupun ketika menjalankan fungsi legislasi, menjadi teladan bagi generasi penerus dalam membangun Kalimantan Timur.
“Almarhum adalah figur pekerja keras yang selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Semangat pengabdian beliau selama memimpin PPU maupun saat berada di parlemen akan terus dikenang,” katanya.
Menurut Ananda, kepergian Andi Harahap merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi masyarakat Penajam Paser Utara, tetapi juga bagi Kalimantan Timur secara keseluruhan. Berbagai kontribusi yang telah diberikan selama mengabdi di eksekutif maupun legislatif menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.
“Semoga almarhum husnul khatimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” tutup Ananda.













