SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperjuangkan pemenuhan dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dinilai menjadi hak bagi Kaltim.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun usai melaksanakan rapat paripurna di Gedung DPRD Kaltim.
Hingga kini, dirinya melanjutkan DPRD Kaltim masih menunggu kepastian terkait kekurangan dana salur TKD dari pemerintah pusat. Upaya komunikasi dengan pemerintah pusat juga telah dilakukan untuk membahas persoalan tersebut.
Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengatakan, pihaknya sebelumnya telah berupaya menemui Komisi XII DPR RI untuk menyampaikan persoalan dana transfer tersebut. Namun, pertemuan belum dapat terlaksana karena padatnya agenda Komisi XII.
“Kita sudah pernah bersurat, minta jadwal, namun Komisi XII belum memiliki waktu karena padatnya agenda,” ujarnya.
Menurutnya, DPRD Kaltim akan terus menunggu perkembangan dan kabar baik dari pemerintah pusat terkait realisasi kekurangan dana TKD tersebut.
Ia berharap persoalan itu dapat segera mendapatkan kepastian, terlebih pembahasan anggaran perubahan dalam waktu dekat akan segera dilakukan.
“Semoga cepat karena pembahasan anggaran perubahan sebentar lagi,” katanya.
DPRD Kaltim menilai kepastian mengenai dana transfer tersebut penting untuk mendukung keberlanjutan program pembangunan dan penganggaran daerah.












