Suluhmudanusantara.com,- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain, mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan di kota Samarinda.
Ia pun menekankan perlunya kerjasama antara pemerintah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan pengawasan khususnya terhadap remaja.
“Narkoba masih menjadi masalah besar yang perlu diselesaikan karena masih banyak yang dengan mudah melakukan transaksi jual beli narkoba di Samarinda,” ujar Sani (15/2/2024).
Sani juga meminta kerjasama yang erat antara pihak terkait dan Badan Narkotika Kota (BNK) untuk mengetatkan pengawasan dan melakukan tindakan secara menyeluruh.
Menurutnya, pengetatan pengawasan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk mencegah dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba, termasuk potensi bahaya bagi diri sendiri dan orang lain.
“Hal ini sebenarnya menjadi PR kita semua untuk mencegahnya karena yang kita takutkan pengaruh dari narkoba ini seseorang bisa dengan tega menyakiti dirinya sendiri,” tegasnya.
Sebagai politisi dari Partai Keadilan Sejahtera, Sani berharap bahwa pemerintah terus berupaya untuk menjaga generasi agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Saya juga mengajak semua pihak untuk bersatu dalam upaya menjadikan Samarinda sebagai kota peradaban yang bebas dari ancaman narkoba,” tutupnya. (ADV/DPRD SAMARINDA)













