Samarinda,- Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan alasan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan rekomendasi dukungan kepada pasangan Rudi Mas’ud dan Seno Aji sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur.
Menurutnya, keputusan ini didasarkan pada kemampuan pasangan tersebut dalam komunikasi politik yang menekankan narasi kebersamaan dan kesetaraan.
“Selama lima tahun yang kami rasa kurang di masa jabatan Isran Hadi. Jadi petahana tidak proaktif untuk mengajak diskusi dan mencari solusi atas persoalan-persoalan yang muncul selama lima tahun ini. Jadi kebersamaannya terasa kurang, kesetaraan kurang juga,” ungkap Abdul Rohim (18/7/2024).
Abdul Rohim menambahkan bahwa kebersamaan dan kesetaraan adalah faktor utama dalam komunikasi politik yang menjadi pertimbangan penting PKS.
Menurutnya, Rudi Mas’ud dan Seno Aji berhasil menarik perhatian PKS berkat narasi politik mereka yang menekankan dua nilai tersebut.
“Jadi intinya yang jadi magnet komunikasi Rudi Mas’ud ini adalah ada narasi kesetaraan dan kebersamaan. Mereka menyampaikan kesediaan dan kesanggupan mereka bersama partai pengusung dan pendukung untuk sama-sama bekerja menjalankan amanat konstitusi dan aspirasi masyarakat,” jelas Abdul Rohim.
PKS menilai bahwa narasi kebersamaan dan kesetaraan ini sangat penting karena partai tersebut dititipi aspirasi oleh para pemilih.
Abdul Rohim menekankan bahwa partai politik membutuhkan eksekutif yang mampu merealisasikan harapan publik, dan itulah mengapa PKS memilih pasangan Rudi Mas’ud dan Seno Aji.
“Nah, partai ini nggak cukup infrastruktur untuk merealisasikan harapan publik. Yang punya itu eksekutif. Sehingga kemudian partai memilih kepada siapa dia menitipkan aspirasi publik itu,” tutup Abdul Rohim. (ADV)













