Samarinda,- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan Pemilihan Wali Kota Samarinda (Pilwali) 2024 dengan melakukan berbagai komunikasi politik.
Abdul Rohim, Anggota Komisi II DPRD Samarinda dari Fraksi PKS, menjelaskan bahwa partainya telah aktif berdiskusi dengan tokoh-tokoh penting dari kalangan politisi, partai, dan birokrat.
“PKS saat ini sudah melakukan komunikasi politik yang cukup intens. Bukan kebetulan, saya bagian dari partai yang ditunjuk untuk melakukan komunikasi politik ini. Kami sudah mengajak bertemu dan berdiskusi dengan beberapa tokoh, baik dari kalangan politisi atau partai, hingga birokrat,” ujar Abdul Rohim pada Selasa (21/07/2024).
Meskipun banyak nama yang telah dibicarakan, Rohim menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai calon yang akan diusung oleh PKS masih menunggu keputusan dari pusat.
“Keputusan ada di tangan pusat, jadi kami hanya bisa menyampaikan profiling saja. Misalnya, kelebihan dan kekurangan dari tokoh-tokoh seperti si A atau si B,” jelasnya.
Rohim juga mengungkapkan bahwa semua nama yang muncul dalam diskusi politik di Samarinda sudah ditemui dan diajak berbicara. Namun, hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pasangan calon yang akan diusung di Samarinda.
“Di Samarinda, semua yang namanya muncul sudah saya temui semuanya. Pengumuman sebelum Agustus karena itu kan sudah penetapan,” kata Rohim.
PKS di Kalimantan Timur telah mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk gelombang pertama pencalonan di beberapa daerah. Namun, untuk Samarinda, Bontang, dan Paser, keputusan masih tertunda akibat dinamika politik yang ada.
“Untuk gelombang pertama, PKS se-Kalimantan Timur sudah mengeluarkan SK. Namun, untuk Samarinda, Bontang, dan Paser masih tersisa karena situasinya cukup dinamis. Hingga saat ini, belum ada pasangan calon yang mendapatkan SK untuk Samarinda,” tutup Rohim. (ADV)













