Samarinda,- Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah, menyambut baik kebijakan penertiban parkir liar dan implementasi parkir elektronik yang baru diterapkan di luar mall.
Menurut Laila, meskipun terdapat pro dan kontra terkait kebijakan baru ini, langkah tersebut menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan parkir di kota.
“Dengan kebijakan ini tentunya sangat bagus. Artinya kita baru saja menerapkan satu sistem yang baru. Pro dan kontra itu biasa saja terjadi,” ujar Laila dalam wawancaranya pada Rabu (24/07/2024).
Laila mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menerapkan sistem parkir elektronik. Menurutnya, sistem ini dapat meminimalisir kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir.
“Artinya kita harus sama-sama smart, baik pemerintah maupun masyarakat, dalam menerapkan sistem ini untuk kebaikan wilayah Samarinda,” tambahnya.
Namun, Laila juga menyoroti antrian di pintu keluar mall saat pembayaran dilakukan melalui sistem cashless. Ia menganggap hal ini sebagai dampak wajar dari penerapan aturan baru.
“Jadi jangan dijadikan alasan bahwa dengan adanya e-money atau cashless ini menghambat orang keluar masuk. Kalau sudah tahu dari jarak jauh sudah disiapkan kartunya atau aplikasinya,” jelasnya.
Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap masyarakat Samarinda dapat cepat beradaptasi dengan sistem pembayaran parkir elektronik. Laila yakin bahwa langkah Pemkot Samarinda sudah tepat.
“Selama ini masyarakat kontra dengan parkir liar. Dengan penerapan sistem ini, yang dipungut oleh pemerintah berarti mereka akan menganggap bahwa itu sudah resmi,” tutupnya. (ADV)













