Samarinda,- Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan keprihatinannya terhadap masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak di Samarinda.
Menurut Deni, banyak kasus kekerasan yang belum terungkap disebabkan oleh ketakutan korban dan stigma negatif di masyarakat.
“Komisi IV terus mendorong dinas terkait dan pihak lainnya untuk lebih aktif dalam program perlindungan anak. Sosialisasi yang maksimal menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah ini,” ujar Deni dalam wawancaranya pada Rabu (24/07/2024).
Deni menegaskan pentingnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk proaktif dalam melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, terutama di tingkat SD dan SMP yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Sosialisasi ini, menurutnya, harus fokus pada bahaya seks usia dini dan kekerasan seksual.
“Dinas harus lebih proaktif dengan mengadakan penyuluhan mengenai bahaya seks usia dini dan kekerasan seksual. Ini penting untuk memberikan pengetahuan dan perlindungan kepada anak-anak sejak dini,” tegasnya.
Selain itu, Deni juga menggarisbawahi pemanfaatan media online sebagai sarana untuk menyebarluaskan pesan perlindungan anak kepada masyarakat luas.
“Kita semua harus bekerja sama, tidak hanya keluarga, untuk melindungi anak-anak dari bahaya kekerasan. Peran aktif dari semua pihak sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak,” tandasnya.(ADV)













