Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Fuad Fakhruddin, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan perhatian terhadap para relawan kemanusiaan di Samarinda. Langkah ini diambil mengingat peran penting mereka dalam penanganan bencana yang kerap melanda daerah tersebut.
Fuad Fakhruddin, yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) I Samarinda, menyatakan bahwa banyak relawan kemanusiaan di wilayahnya masih menghadapi kendala serius, seperti minimnya alat keselamatan dan perlengkapan penyelamatan saat bertugas. Politikus Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa dukungan nyata kepada relawan harus menjadi prioritas demi meningkatkan efektivitas penanganan bencana.
“Di Dapil saya, fokus utama saat ini adalah relawan kemanusiaan. Banyak dari mereka kekurangan kebutuhan dasar dalam penyelamatan bencana. Hal ini harus menjadi perhatian agar mereka dapat bekerja lebih optimal,” ungkap Fuad dalam keterangannya kepada media.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kaltim, yang bertanggung jawab atas sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, Fuad juga menegaskan pentingnya mengintegrasikan dukungan kepada relawan dengan penguatan sektor lain. Ia menilai bahwa kesejahteraan masyarakat Samarinda akan meningkat jika berbagai sektor mendapat perhatian seimbang.
“Kami di Komisi IV tidak hanya fokus pada relawan, tetapi juga pada pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya. Namun, relawan adalah ujung tombak dalam menghadapi situasi darurat, sehingga perhatian ini menjadi sangat mendesak,” tambahnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Samarinda sering dilanda bencana banjir akibat intensitas hujan yang tinggi. Relawan kemanusiaan memainkan peran penting dalam mengevakuasi warga, mendistribusikan bantuan, dan memastikan keselamatan masyarakat. Namun, keterbatasan peralatan sering menjadi penghambat.
Fuad berharap dukungan yang diberikan, baik dalam bentuk anggaran maupun pengadaan alat keselamatan, dapat menciptakan sistem tanggap darurat yang lebih baik.
“Kami ingin memastikan para relawan memiliki perlengkapan yang memadai untuk menjalankan tugas mulia mereka. Hal ini tidak hanya mendukung mereka secara fisik, tetapi juga menunjukkan bahwa kerja keras mereka dihargai,” tuturnya. (Mujahid)













