TENGGARONG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia di sektor konstruksi.
Salah satu upaya terbaru yang akan direalisasikan, adalah pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi keahlian konstruksi jenjang 7 yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2025, dengan dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Pelatihan ini, merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi tenaga kerja jasa konstruksi yang dikoordinasikan oleh Bidang Bina Konstruksi Dinas PU Kukar.
Saat di wawancarai media ini, Kepala Bidang Bina Konstruksi, Sofyar Ardani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut, semula direncanakan pada pekan keempat bulan Juni, namun karena adanya penyesuaian teknis dari pihak provinsi, jadwal pelaksanaan dimundurkan.
“Program ini akan berjalan selama empat hari. Tiga hari pertama akan difokuskan pada penyampaian materi teknis, dan hari terakhir dilaksanakan uji kompetensi,” jelas Sofyar, Jum’at (20/6/2025).
Menurutnya, pelatihan ini menyasar jenjang 7 yang dikategorikan sebagai tingkat keahlian, sesuai pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Daerah dan Provinsi dalam sistem pelatihan jasa konstruksi.
Provinsi memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan pelatihan pada jenjang 7 hingga 9, yang ditujukan bagi tenaga ahli di bidangnya.
Menariknya, meskipun kegiatan berlangsung di Kutai Kartanegara, peserta tidak dibatasi hanya dari Kabupaten ini.
Karena pelatihan menggunakan dana Provinsi, maka peserta yang berhak mengikuti harus berdomisili di Kalimantan Timur dan dibuktikan dengan kepemilikan KTP wilayah setempat.
“Kami tetap berharap, agar masyarakat Kukar dapat mengambil peran besar dalam pelatihan ini,” ujarnya.
Sofyar menambahkan bahwa pelaksanaan di Kukar menjadi peluang strategis bagi para pelaku jasa konstruksi lokal, untuk meningkatkan kredibilitas melalui pengakuan kompetensi yang sah secara hukum.
Dengan memiliki sertifikat keahlian, tenaga kerja konstruksi tidak hanya diakui secara nasional tetapi juga lebih siap bersaing di tengah tuntutan profesionalisme sektor infrastruktur.
“Pelatihan ini bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat, melainkan langkah nyata untuk memastikan pekerjaan konstruksi di daerah dilaksanakan oleh tenaga yang benar-benar memenuhi standar keahlian,” tegasnya.
Dinas PU Kukar, melalui Bidang Bina Konstruksi, berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembinaan SDM konstruksi di daerah.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten dan Provinsi juga, menjadi bukti nyata sinergi antarlevel Pemerintahan dalam mendukung Pembangunan Daerah yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Dengan adanya pelatihan ini, Kami ingin membangun ekosistem jasa konstruksi yang kuat, profesional, dan bersertifikat di Kukar,” terangnya.
“Dan, Kami sangat mendorong masyarakat lokal untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” pungkas Sofyar Ardani. (Adv-DPU Kukar)














