Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Warga Jadi Korban Diam-Diam, Salehuddin Desak Perlindungan Nyata di Tengah Derasnya Industrialisasi

Zahara by Zahara
10 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Warga Jadi Korban Diam-Diam, Salehuddin Desak Perlindungan Nyata di Tengah Derasnya Industrialisasi

Foto : Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda — Di tengah gencarnya pembangunan dan masifnya aktivitas industri ekstraktif, suara warga lokal seperti di Desa Muara Kate, Kabupaten Paser, masih sering terpinggirkan.

Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, menyerukan agar negara benar-benar hadir dalam bentuk perlindungan nyata, bukan sekadar simbol atau regulasi tanpa aksi.

Ia menegaskan bahwa aktivitas lalu lintas truk tambang yang masih melintasi jalan umum di kawasan permukiman telah melewati batas toleransi. Menurutnya, warga tidak boleh terus-menerus menjadi pihak yang dikorbankan atas nama pembangunan.

“Wakil Presiden sudah datang, Gubernur juga telah mengeluarkan larangan. Artinya, masalah ini sudah jadi perhatian nasional. Tapi kalau di lapangan masih tetap seperti itu, berarti ada yang salah dalam implementasinya,” ujar Salehuddin, Kamis (10/7/25).

Larangan resmi terhadap operasional kendaraan tambang di jalan umum sebenarnya telah ditegaskan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Namun di lapangan, truk besar, bahkan yang berukuran roda 10, masih bebas melintasi jalur utama yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.

Salehuddin menilai, akar permasalahan bukan lagi soal kekurangan regulasi, tetapi pada lemahnya pengawasan serta penindakan. Ia mengkritik Dinas Perhubungan dan aparat penegak hukum yang dinilai tidak maksimal menjalankan tugasnya.

“Kalau regulasi sudah jelas tapi pelanggaran terus terjadi, berarti pengawasannya yang gagal. Jangan sampai kebijakan pemerintah hanya jadi pajangan, tapi tak dirasakan manfaatnya oleh warga,” katanya.

Ia mendorong agar pemerintah segera menyiapkan solusi jangka pendek seperti pembangunan jalur darurat khusus bagi kendaraan tambang. Namun untuk jangka panjang, jalan umum yang digunakan masyarakat harus benar-benar steril dari lalu lintas kendaraan berat.

“Kita bisa cari solusi sementara, tapi prinsipnya harus jelas: jalan masyarakat bukan untuk truk tambang. Kalau dibiarkan, ini jadi preseden buruk bagi daerah lain,” jelasnya.

Keluhan masyarakat Desa Muara Kate terus bergema. Jalan yang bagi warga adalah ruang hidup, tempat anak-anak bermain dan bersekolah, kini berubah menjadi jalur lalu lintas kendaraan tambang yang mengancam keselamatan dan kenyamanan lingkungan.

Salehuddin menekankan bahwa pembangunan tidak boleh dilakukan dengan mengabaikan hak dasar warga. Ia mengingatkan, jika negara ingin disebut hadir, maka kehadiran itu harus diwujudkan dalam perlindungan konkret terhadap masyarakat.

“Kalau negara hadir, maka harus benar-benar melindungi. Jangan sampai rakyat jadi korban diam-diam dari pembangunan yang katanya untuk kesejahteraan,” tuturnya.

Dengan meningkatnya industrialisasi, Salehuddin berharap agar perlindungan terhadap warga tidak lagi menjadi formalitas dalam dokumen kebijakan, tetapi terwujud dalam tindakan nyata yang dapat dirasakan oleh mereka yang tinggal di garis depan dampak pembangunan.(ADV DiskominfoKaltim)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 145
Previous Post

Di Tengah Derasnya Aktivitas Tambang, Suara Masyarakat Adat Kian Tenggelam

Next Post

PP GMKI Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Korwil VI Siap Menjadi Corong Aspirasi Daerah di Level Nasional

Zahara

Zahara

Next Post
PP GMKI Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Korwil VI Siap Menjadi Corong Aspirasi Daerah di Level Nasional

PP GMKI Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Korwil VI Siap Menjadi Corong Aspirasi Daerah di Level Nasional

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Wacana Penertiban POM Mini di Samarinda Mandek, Iswandi: Sudah 3 Tahun Tanpa Realisasi

Wacana Penertiban POM Mini di Samarinda Mandek, Iswandi: Sudah 3 Tahun Tanpa Realisasi

6 Mei, 2026
Ismail Latisi: Sekolah Saja Tak Cukup, Pelajar Harus Perkaya Skill

Ismail Latisi: Sekolah Saja Tak Cukup, Pelajar Harus Perkaya Skill

6 Mei, 2026
Kurikulum Baru Hadirkan Deep Learning dan Mulok, Novan Soroti Kendala Krisis Tenaga Pengajar

Kurikulum Baru Hadirkan Deep Learning dan Mulok, Novan Soroti Kendala Krisis Tenaga Pengajar

6 Mei, 2026
Pemerataan Sapras Sekolah Belum Optimal, Novan Fokuskan Perhatian ke Wilayah Pinggiran

Pemerataan Sapras Sekolah Belum Optimal, Novan Fokuskan Perhatian ke Wilayah Pinggiran

6 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Wacana Penertiban POM Mini di Samarinda Mandek, Iswandi: Sudah 3 Tahun Tanpa Realisasi

Ismail Latisi: Sekolah Saja Tak Cukup, Pelajar Harus Perkaya Skill

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.