TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmennya dalam pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pedalaman.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar rapat teknis lanjutan untuk membahas rencana pembangunan jalan penghubung antara Desa Mekar Jaya dan Desa Menamang Kiri di ruang rapat Kantor Dinas PU Kukar, Senin (14/7/2025).
Rapat yang berlangsung di ruang rapat Kantor Dinas PU Kukar itu dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, S.IP., M.Si, bersama Kepala Bidang Bina Marga Linda Juniarti, tim teknis, konsultan, dan penyedia jasa konstruksi.
Agenda rapat juga mencakup evaluasi progres pembangunan jalan penghubung strategis antara Kecamatan Muara Kaman dan Muara Bengkal, yang menjadi salah satu proyek prioritas Pemkab Kukar tahun 2025.
Menurut Wiyono, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas PU dalam mendukung kebijakan Bupati Kukar di bidang infrastruktur, terutama pada aspek konektivitas dan penguatan pelayanan dasar di kawasan hulu.
“Pembangunan jalan ini sangat strategis untuk membuka isolasi wilayah, dan memperlancar akses pelayanan publik serta distribusi ekonomi,” ucapnya di sela kegiatan ini.
“Dan, ini adalah bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pedalaman,” ujar Wiyono.
Ia menegaskan, selain bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat antar Desa dan antar Kecamatan, pembangunan jalan Mekar Jaya–Menamang Kiri juga menjadi bagian integral dari program pembangunan Kukar Idaman, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan.
Dalam rapat tersebut dibahas secara detail sejumlah aspek, mulai dari percepatan pekerjaan, kendala teknis di lapangan, hingga penguatan sistem pengawasan dan mutu pekerjaan.
Wiyono meminta seluruh unsur pelaksana untuk bekerja sesuai prosedur, dan menjaga kualitas agar proyek ini, bisa memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami ingin semua proses berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, dan ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang dicanangkan Bupati,” tegasnya.
Wiyono berharap dengan adanya kegiatan proyek jalan penghubung ini, dapat menjadi pemicu berkembangnya sektor ekonomi lokal, mempermudah akses layanan pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat integrasi wilayah antara Kukar dan kabupaten tetangga. (Adv-DPU Kukar)














