Samarinda – Percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan Samarinda Utara mendapat perhatian dan dukungan dari Anggota DPRD Kota Samarinda, Maswedi. Ia menyebut langkah yang diambil Pemerintah Kota (Pemkot) saat ini sebagai bagian dari upaya serius menghadirkan keadilan pembangunan di wilayah pinggiran kota.
“Ini bukan hanya soal proyek fisik, tapi soal kehadiran negara di kawasan yang selama ini kerap terpinggirkan,” ujar Maswedi (14/7/2025).
Menurutnya, berbagai pembangunan yang tengah berjalan, seperti semenisasi jalan dan sistem drainase di Kelurahan Sempaja Timur, Pampang, Bayur, Muang Hilir, dan Sungai Siring, menunjukkan progres yang positif. Salah satu yang ia soroti adalah pembangunan drainase penghubung antara Bayur dan Muang yang berdampak langsung pada mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
“Fungsi drainase itu sangat vital. Ketika aliran air lancar, akses jalan tidak terendam, ekonomi warga pun bergerak. Itu efek dominonya,” jelas politisi tersebut.
Maswedi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus bersifat jangka panjang, bukan sekadar respons musiman. Ia menilai, proyek yang dibangun dengan perencanaan matang dan pengawasan ketat akan menjadi fondasi penting bagi transformasi Samarinda Utara.
“Yang kita dorong adalah keberlanjutan. Jangan berhenti di satu titik. Infrastruktur harus tumbuh bersama dengan perencanaan kawasan yang inklusif,” tegasnya.
Ia juga menyinggung pentingnya melibatkan masyarakat lokal dalam proses pengawasan dan evaluasi pembangunan. Dengan begitu, kata Maswedi, setiap langkah pembangunan akan lebih akurat dalam menjawab kebutuhan warga.
“Pemerataan pembangunan adalah kunci. Dan kami pastikan di DPRD, setiap proyek infrastruktur yang menyentuh warga pinggiran akan terus kami kawal hingga tuntas,” tutupnya. (adv)













