Samarinda – Ribuan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda disambut dengan pekik semangat oleh Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2025.
Dengan lantang, Ananda mengawali sambutannya dengan seruan, “Hidup mahasiswa, hidup rakyat Indonesia!” yang sontak membakar antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memegang peran penting sebagai agen perubahan dan motor penggerak kemajuan bangsa.
“Perjalanan kalian di bangku kuliah adalah babak baru yang penuh tantangan sekaligus peluang. Di sinilah kalian akan menemukan jati diri dan menempa karakter,” ujarnya.
Ananda menggambarkan kehidupan kampus sebagai ruang kebebasan untuk mencoba hal-hal baru sekaligus wadah pembentukan mental yang tangguh. Ia mendorong mahasiswa agar tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga berani, dewasa, dan tahan banting menghadapi berbagai persoalan.
Menurutnya, kecerdasan bukan semata diukur dari penguasaan teori.
“Yang tidak kalah penting adalah memiliki logika dasar, common sense. Dengan itu, ilmu yang tinggi bisa tetap terarah dan bermanfaat,” tegasnya.
Politisi muda PDI Perjuangan itu pun berharap mahasiswa UINSI Samarinda menjadi generasi yang mampu menyalakan api perubahan demi mewujudkan Indonesia Emas.
Menutup sambutannya, ia berpesan agar mahasiswa tidak takut untuk berpikir kritis dan menghadapi kegagalan.
“Setiap dari kalian punya tanggung jawab besar untuk berkontribusi di bidang masing-masing. Jangan takut salah, karena masa depan bangsa ada di tangan generasi muda,” pungkasnya.













