SAMARINDA — Kontingen atlet pencak silat Samarinda menyiapkan diri untuk mengikuti seluruh kelas tanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. Sebanyak 35 orang akan diberangkatkan, terdiri atas atlet, satu manajer, dan tujuh pelatih.
Sekretaris Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Samarinda, Deni Nurwicahyo, mengatakan persiapan dilakukan melalui pemusatan latihan atau training camp (TC). Kegiatan itu menjadi wadah bagi pesilat dari berbagai perguruan untuk menjalani program bersama sebelum bertanding.
“Kita sudah melakukan berbagai persiapan, mulai dari TC mandiri pencak silat yang sudah dilakukan tiga bulan,” kata Deni saat diwawancarai awak media di Sekretariat KONI Samarinda, Selasa (3/11/2026)
Selama pemusatan latihan, tim pelatih menerapkan sejumlah program untuk mengukur kondisi fisik atlet. Berbagai tes dilakukan agar kemampuan masing-masing pesilat dapat diketahui sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan di Porprov.
Pengujian kemampuan juga dilakukan melalui simulasi pertandingan. Untuk memberikan variasi lawan, IPSI Samarinda melibatkan pesilat yang tidak tergabung dalam kontingen.
“Ada sparring partner, simulasi pertandingan dengan atlet di luar tim Porprov. Dari berbagai perguruan silat, tim Porprov itu kita pertemukan,” ujarnya.
Selain menghadapi pesilat dari luar tim, anggota kontingen menjalani latih tanding secara internal. Atlet dari beberapa kelas, termasuk kelas A dan B, dipertemukan untuk melihat kemampuan mereka ketika menghadapi rekan dengan karakter permainan berbeda.
Menurut Deni, rangkaian latihan tersebut membantu tim mengetahui kekuatan para atlet. Persiapan juga mencakup pemantauan kondisi tubuh agar pesilat dapat mengikuti pertandingan dalam keadaan bugar.
“Kita melakukan pengecekan kesehatan pada atlet kita supaya mereka fit juga nanti di Porprov 2026,” tuturnya.
Pada kategori tanding, Samarinda menyiapkan peserta untuk 13 kelas putra dan 10 kelas putri. Adapun kategori seni mencakup masing-masing empat nomor putra dan putri. Dengan komposisi tersebut, kontingen akan ambil bagian pada seluruh kelas yang dipertandingkan.
Para pesilat yang masuk tim merupakan hasil penjaringan dari berbagai perguruan di Samarinda. IPSI menggelar sejumlah kejuaraan sebagai tempat bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus bersaing mendapatkan posisi dalam kontingen.
“Di Samarinda itu ada berbagai perguruan. Kita melaksanakan berbagai kejuaraan yang diikuti perguruan. Pemenang-pemenangnya yang kita ambil untuk mewakili kontingen pencak silat Samarinda di Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser,” pungkasnya.
Sebagai informasi, atlet pencak silat Samarinda dijadwalkan bertanding pada Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser pada 14–17 November 2026. (Mujahid)












